Berita Bekasi Nomor Satu
Opini  

Mensyukuri Lelahnya Ibadah

Kepala SMPIT Baitul Halim, Achmad Muwafi, Lc

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Oleh. Achmad Muwafi, Lc

Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Bekasi, Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Kepala SMPIT Baitul Halim Bekasi

Dalam Al-Quran telah diterangkan bahwa penduduk surga adalah orang-orang yang sering diuji dengan berbagai kesulitan dan pengorbanan yang melelahkan jiwa, raga dan pikiran dan mereka sabar dalam menahan kelelahannya. Allah swt berfirman, “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji? Sungguh! Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-Ankabut ayat 2-3)

Ayat ini menegaskan bahwa orang mukmin tidak cukup hanya menyatakan dirinya sebagai mukmin, tetapi pengakuan keimanan itu masih harus dibuktikan dengan sikap dan tindakan dalam menghadapi berbagai bentuk ujian dan cobaan.

Semua ujian dan pengorbanan itu berfungsi untuk membuktikan kebenaran iman seseorang. Dan ujian tersebut akan diberikan sesuai dengan kadar keimanan seseorang. Rasulullah saw bersabda, “Manusia yang paling berat cobaannya adalah para nabi, kemudian orang-orang shalih, kemudian berikutnya dan berikutnya. Seseorang diuji sesuai dengan (kadar) agamanya. Ketika dia tetap tegar, maka ditingkatkan cobaannya.” (HR. Tirmidzi)

Allah swt mengabarkan bahwa setiap kelelahan di dalam ibadah tidak akan pernah sia-sia. Allah swt pasti akan mengganti setiap keringat dan lelahnya dengan pahala yang berlipat ganda, serta menjadi pembersih dosa dan kesalahannya.