Pendidikan

Data Siswa Lolos SNMPTN 2020 Terus Bertambah

Masih Tunggu Laporan dari Sekolah

SNMPTN
ILUSTRASI: Siswa salah satu sekolah di Kota Bekasi tengah asyik berbincang di taman. Data siswa dari sekolah di Kota dan Kabupaten yang lolos SNMPTN 2020 terus bertambah.Dok Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Data siswa dari sekolah di Kota dan Kabupaten yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 terus bertambah. Data terbaru tercatat ada 489 siswa lolos.

Data yang dihimpun Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III itu masih bersifat sementara. Pasalnya, masih ada beberapa sekolah yang belum melaporkan hasil seleksi tersebut.

Hingga saat ini, sudah ada 38 sekolah baik negeri maupun swasta yang melapor ke KCD. “Kami masih akan tetap menunggu sekolah yang akan memberikan data siswanya kepada KCD,” kata Kepala Seksi Pengawas KCD Wilayah III Awan Suparwana, kepada Radar Bekasi, Minggu (19/4).

Adapun sekolah yang baru melaporkan siswanya lolos SNMPTN yakni SMA Attaqwa, SMA Cindera Mata, SMA Flora, SMA Hutama, SMA Islam Al-Azhar 04, SMA Islam As-Syafiiah, SMA Islam Darusalam, SMA Mandalahayu, SMA Patriot, SMA Santa Lusia, SMAIT Al Muchtar, SMAN 10, SMAN 12, SMAN 15, SMAN 18, SMAN 5, SMAN 11, SMA Taman Harapan 1, SMAN 8.

Para siswa dari sekolah itu berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi terbaik Indonesia. Antara lain Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Pertanian Bogor, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Brawijaya, Universitas Hasanudin, Univesitas Gadjah Mada, dan Univesitas Pembangunan Nasional.

Lebih lanjut Awan mengatakan, belum lengkapnya data siswa yang lolos SNMPTN kemungkinan disebabkan oleh adanya peserta didik yang belum menginformasikan ke sekolahnya.

“Kemungkinan ada beberapa siswa yang belum melaporkan hasil SNMPTNnya kepada pihak sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil kelulusan dari sekolah tersebut. Namun Awan belum dapat menginformasikan batas akhirnya mengingat kondisi saat ini.

“Kita masih akan menunggu, tapi untuk batas pengumpulannya belum kita tentukan, karena kita tahu saat ini sekolah tidak melaksanakan kegiatannya secara kondusif. Jadi kita memaklumi itu semua,” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button