Cikarang

Sambut AKB, Pengawasan di Pasar Tradisional Diperketat

CEK SUHU TUBUH: Seorang petugas mengecek suhu tubuh pengendara bermotor yang hendak masuk pasar di Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (6/7). ARIESANT/RADAR

RADARBEKASI.ID, BEKASI – UPTD Pasar Cikarang, memastikan sudah siap menyambut Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal di tengah pandemi Covid-19.

Kepala UPTD Pasar Cikarang, Mad Soleh menyampaikan, pihaknya tidak kesulitan menghadapi new normal, karena sejak awal pedagang pasar sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Menjelang new normal, kami terus melakukan pengawasan ke tiap pedagang dengan cara patroli, supaya orang-orang yag beraktivitas di dalam pasar mengikuti protokoler kesehatan,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Minggu (7/6).

Lanjut Mad, dalam penerapan PSBB, pihaknya mengklaim, jika para pedagang di pasar tersebut sudah terbiasa mengikuti protokol kesehatan.

“Kami akan terus berupaya untuk mendukung program PSBB yang telah ditetapkan Pemkab Bekasi dan juga Provinsi Jawa Barat, walaupun wilayah Kecamatan Cikarang Utara, masuk zona kuning,” bebernya.

Mad menambahkan, tidak hanya para pedagang di Pasar Cikarang saja yang terus dipantau, melainkan juga masyarakat yang hendak masuk ke pasar juga harus mengikuti protokol kesehatan, dengan tujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

“Setiap pengunjung pasar harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Setiap pedagang pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” imbuhnya.

Dilain tempat, Kepala Bidang Perdagangan dan Metrologi Legal Kabupaten Bekasi Mulyadi menambahkan, saat ini ada sebanyak 12 pasar milik daerah yang tersebar di 23 kecamatan.

“Kami pastikan kesiapan tiap pasar dalam menyambut AKB. Para pedagang dan pengunjung harus mengikuti protokol kesehatan. Sehingga penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi tidak terjadi,” harapnya. (dan)

Close