Cikarang

Pasar Induk Cibitung Siap Direvitalisasi

TANDA TANGAN: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menanda tangani surat kerjasama untuk revitalisasi Pasar Induk Cibitung, di Ruang Rapat Bupati, belum lama ini. DOK.HUMAS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan segera melakukan revitalisasi Pasar Induk Cibitung.

Hal itu ditandai dengan telah dilakukan-nya penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dengan pihak ketiga, yakni PT Citra Prasasti Konsorindo yang bertempat di Ruang Rapat Bupati, belum lama ini.

Dalam revitalisasi Pasar Induk Cibitung tersebut, akan mengusung konsep zero waste atau nol limbah dan sesuai dengan konsep pasar Standar Nasional Indonesia (SNI). Dengan melakukan perbaikan sarana dan prasarana, pembangunan ditargetkan akan menghabiskan biaya sebesar Rp 190 miliar.

Konsep pasar sesuai SNI, yakni meliputi sirkulasi dan pencahayaan tertata dengan baik, bersih, bisa diakses semua orang (lansia dan disabilitas), terdapat ruang laktasi, toilet bersih, pos kesehatan, pos keamanan, tempat beribadah serta sarana telekomunikasi dan informasi yang jelas.

“Ada beberapa pasar yang menjadi target kami untuk dilakukan revitalisasi, termasuk Pasar Induk Cibitung, sebagai pusat ekonomi masyarakat,” kata Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Menurut dia, dengan penerapan konsep bangunan hijau (green building), nantinya Pasar Induk Cibitung diharapkan dapat mengambil peran dalam pembangunan berkelanjutan. Baik untuk melindungi, menghemat dan mengurangi sumber daya alam dan menghasilkan bangunan yang ramah lingkungan.

“Saya mengharapkan, revitalisasi ini harus betul betul menjadi lebih baik dari yang sekarang. Sesuai dengan tahapan, pasar-pasar di Kabupaten Bekasi dapat menjadi kebanggaan masyarakat, sekaligus membangkitkan roda ekonomi masyarakat,” ujar Eka.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Citra Prasasti Konsorindo, Mochammad Faisol menambahkan, sampah dan saluran air (drainase) menjadi permasalahan utama yang akan dilakukan.

“Dalam revitalisasi ini, kami akan membuat bangunan bertingkat. Lokal-nya itu nanti akan di bawah, bukan di atas. Lantai dua, nantinya kami siapkan tempat makan (foodcourt) dan parkir motor, termasuk untuk bongkar muat barang, dan ditata supaya semuanya teratur,” janji Faisol.

Lanjutnya, sistem pengolahan sampah terpadu nantinya akan diolah langsung menjadi pupuk dan dapat dimanfaatkan kembali.

“InsyAllah Pasar Induk Cibitung ini akan menjadi pilot project bagi pasar tradisional lain. Semuanya tanpa limbah sama sekali. Sampah dari pasar akan diolah menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” terangnya. (and/adv)

Close