Bekasi

Damkar Berupaya Layani Warga Seluruh Wilayah

Usulkan Penambahan Posko

DISTRIBUSI LOGISTIK : Petugas BPBD Kabupaten Bekasi memberikan logistik kepada korban banjir di Jatimulya Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi warga yang ada di wilayah setempat. Khususnya, dalam penanggulangan bencana kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Hasan Basri mengatakan, saat ini pihaknya memiliki tujuh posko. Di antaranya, di Trauma Jaya, Babelan, Tambun Selatan, Stadion Mini Cikarang Utara, Komplek Pemkab Bekasi – Cikarang Pusat, Kantor Kecamatan Tambun Selatan dan Mako Pusat di Cikarang Barat.

Menurut Hasan, dibutuhkan tambahan posko siaga kebakaran untuk mempercepat penanganan saat terjadi kebakaran. Karena, jumlah posko yang ada saat ini dinilai masih kurang memenuhi standar penanganan kebakaran. Terutama bila titik kebakaran berada di wilayah yang jauh dari posko yang ada. Karena, salah satu standar pelayanan yang harus dipenuhi yakni harus sampai di lokasi kebakaran maksimal 15 menit.

“Jangan sampai kejadian di Sukakarya, Cabangbungin, Muaragembong, setelah mendapat laporan menuju ke TKP (tempat kejadian perkara), kebakaran sudah habis. Jadi rencana penambahan Mako dalam rangka mempercepat pelayanan berdasar- kan perkembangan wilayah, melihat dari perkembangan jumlah penduduk, bahkan perumahan terus bertambah. Itu untuk yang di Sukatani,” katanya.

“Maksud kami, kami ingin akan berupaya penambahan Mako pemadam Sukatani untuk melayani kecamatan Sukatani, Sukakarya, Cabangbungin dan Muara- gembong. Mungkin ke arah timurnya termasuk Pebayuran,” sambung Hasan. Selain penambahan Mako, dia juga mengatakan peremajaan tempat dan penambahan unit kendaraan juga menjadi perhatiannya. Karena. beberapa mako hanya dilengkapi dengan dua unit kendaraan pemadam.

“Usulan Mako baru lainnya, kami usulkan adalah Serang baru. Karena dari Cikarang selatan ini pos pemadam hanya satu. Melayani Cikarang Selatan, Serangbaru, Cibarusah bahkan bojong mangu meskipun jaraknya jauh,” lanjutnya.

Hasan menjelaskan, pihaknya juga memetakan wilayah yang menjadi prioritas. Saat ini, yang menjadi prioritas yakni Tambun Selatan. Karena, kepadatan penduduk yang berbatasan dengan Kota Bekasi ini. “KarenaTambunsedangdirevaita- lisasi(GedungJuang),pospemadamsemen- taradipindahkankesini(KantorDinasPema- damKebakaranKabupatenBekasi,Cikarang Barat), kita gabung ke sini. Kita masih koor- dinasi, untuk lahan paspos yang memung- kinkan bisa digunakan agar mako tambun bisa kembali maksimal,” bebernya.

Hasan menambahkan, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk mengoptimalkan pe- layanan pemadaman saat terjadi kebakaran. Karena, perusahaan memiliki sarana dan pra sarana untuk penanganan bencana kebakaran.

“Biasanya kalau terjadi kebakaran di Kedungwaringin, biasanya kita menghubingi beberapa kawasan. Misalnya lippo, deltamas, Hyundai dan mm2100,” ujarnya.

Bukan Hanya Kebakaran Dinas Damkar Kabupaten Bekasi, lanjut Hasan, bukan hanya melakukan pelayanan saat terjadi kebakaran. Pihaknya juga melakukan tugas lain. Di antaranya, evakuasi sarang tawon, binatang reptil, monyet maupun kasus orang tenggelam. “Kita memiliki tim recue utnuk berbagai macam gangguan di masyarakat,” katanya.

Sehingga, kata dia, Damkar selalu memberikan petugas keoada camat dan disampaikan ke desa hingga kepada dusun dan warga. Supaya dapat langsung dihubungi apabila terjadi peristiwa yang berkaitan dengan kinerja mereka.

“Sejauh ini kita memang perlu penambahan mako juga kendaraan. Saat ini, jumlah armada yang kita miliki dari tujuh mako sebanyak 16. Lalu, personilada 200 tersebardi 7 pos. Mereka bertugas, full 24 jam. Bergantian per peleton,” jelasnya. (dan/adv)

Related Articles

Back to top button