Cikarang

Jenazah Dua Korban Tenggelam Ditemukan

PINDAHKAN JENAZAH: Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bekasi, Basarnas dan Relawan, memindahkan salah satu jenazah korban tenggelam bernama Agung di Desa Jayamukti, Cikarang Pusat, Minggu (15/11). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, CIKARANG – Tiga anak bernama Ajiz (14), Agung (14), dan Ahmad Gojali (15), terbawa arus Kalimalang saat berenang di Jembatan Pasar Tegal Danas, Cikarang Pusat, Sabtu (14/11), akhirnya berhasil ditemukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bekasi, Basarnas dan Relawan, Minggu (15/11).

Ketiga korban yang melompat dari atas jembatan Tegal Danas itu tiba-tiba terbawa arus Kalimalang ketika berada di dalam air. Beruntung, satu anak bernama Ajiz berhasil diselamatkan. Namun, Agung (14) dan Ahmad Gojali (15), terbawa arus Kalimalang.

“Kejadiannya Sabtu sore (14/11). Korban ada tiga, yang satu berhasil diselamatkan dan dua lagi kebawa arus,” kata Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Bekasi, Andhika Rakhman kepada Radar Bekasi, Minggu (15/11).

Ia menjelaskan, awal pencarian kedua anak yang terbawa arus tersebut sempat tidak membuahkan hasil pada Sabtu (14/11). Kemudian pencarian dilanjutkan kembali pada Minggu (15/11), akhirnya satu korban, Agung, berhasil ditemukan pada jarak 4 km dari lokasi kejadian.

“Pada Minggu pagi (15/11), satu korban berhasil ditemukan sekitar 4 km dari posisi awal yaitu di pintu air 11 Jababeka,” terang Andhika.

Baca juga: https://radarbekasi.id/2020/11/16/hmi-soroti-kinerja-bupati/

Untuk pencarian korban satu orang lagi, cukup memakan waktu. Sampai akhirnya, korban bernama Gojali berhasil ditemukan pada pukul 18.20 WIB. “Korban berhasil kami temukan sekitar 3 km dari lokasi awal,” bebernya.

Lanjut Andhika, dari informasi yang diperoleh, kejadian ini berawal saat ketiga korban meloncat dari jembatan Tegal Danas dengan niat hendak berenang. Hanya saja, saat itu terbawa arus deras.

Pencarian korban mengalami beberapa kendala, diantaranya karena arus air Kalimalang cukup deras. Lalu kedalaman dari Kalimalang yang bervariatif. Dan terkahir, kendala terjadi di pintu air Wangun Harja, banyak tumpukan sampah.

Selain itu, Andhika juga menyampaikan, laporan adanya orang tenggelam kembali diperoleh pada Minggu (15/11) di Kampung Telajung, Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, tepatnya di danau belakang PT Jotun, Kawasan MM2100.

“Untuk di Kawasan MM 2100, kami mendapatkan laporan pada pukul 11.30 WIB. Kami mendatangi lokasi dengan membawa alat selam, mengingat lokasi tenggelamnya di danau,” tuturnya.

Korban atas nama Nasan (38) ini, tenggelam saat berenang bersama kedua orang adiknya, Yaman dan Ikhsan. Namun, karena kehabisan tenaga, korban tenggelam di tengah danau dan kedua adiknya yang lebih dahulu sampai tidak sempat memberi pertolongan.

“Informasinya, korban ini mau berenang dari posisi sebelah kanan menuju ke kiri. Mungkin karena kelelahan, akhirnya korban tenggelam. Jenazah korban masih dalam pencarian,” tandas Andhika.  (pra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − 9 =

Back to top button