Yogi dan Istri Tak Salah Putuskan Tinggal di Summarecon Bekasi

Kawasan Summarecon Bekasi. FOTO: SUMMARECON BEKASI
Kawasan Summarecon Bekasi. FOTO: SUMMARECON BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Yogi Kurniawan Muntako (34) merupakan salah satu penghuni Summarecon Bekasi. Ia bersama istri dan puteri kecilnya menempati hunian Cluster Vernonia Residence sejak 2019. Hunian type 9 x 18 itu disewanya seharga Rp55 juta per tahun. Betah, begitulah yang dirasakan keluarga kecil tersebut selama dua tahun tinggal di cluster tersebut.

“Sejak awal tinggal betah, karena nyaman, enak, dan aman,” ungkap Yogi-begitu ia disapa- melalui sambungan seluler, kepada Radar Bekasi, Sabtu (10/4).


Selain dekat dengan tempat usahanya, lingkungan yang asri, keamanan yang terjamin, koneksi internet yang stabil, dekat akses tol, pengelolaan yang baik, juga lengkapnya fasilitas yang tersedia. Antara lain sarana fasilitas olahraga maupun toko perlengkapan olahraga, serta pusat perbelanjaan dan hiburan.

Biasanya, setiap akhir pekan Yogi selalu meluangkan waktu untuk mengajak keluarganya makan di restoran atau sekadar jalan-jalan ke Summarecon Mall Bekasi. Dengan fasilitas yang lengkap di Summarecon Bekasi, dirinya tak perlu harus pergi jauh-jauh sampai bermacet-macetan.


Tinggal di Summarecon Bekasi merupakan atas permintaan sang istri tercinta, Elysa Muliasari (31). Sebelumnya, keluarga kecil ini tinggal di salah satu perumahan wilayah Pekayon Kota Bekasi. Kendati sama-sama dekat akses tol, namun banyak perbedaan yang dirasakannya.

“Yang paling membedakan faktor kenyaman dan keamanan serta fasilitasnya. Kalau akses sama-sama dekat ya,” ungkap  pemilik usaha Rumah Makan Wulan Sari tersebut.

Oleh karena itu, anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019 – 2024 itu mengaku, tak salah memutuskan tinggal di kawasan hunian besutan nama besar PT Summarecon Agung Tbk, tersebut.

“Memang enggak salah pilih saya dan istri putuskan tinggal disini, kalau berdasarkan yang saya dan keluarga rasakan,” tutup Yogi.

Executive Director PT Summarecon Agung Tbk Albert Luhur menyampaikan, bahwa 10.012 warga sudah tinggal di Summarecon Bekasi, tersebar di berbagai cluster. Guna pemenuhan kebutuhan oksigen, sebanyak 8.885 pohon telah ditanam. Secara perhitungan, ribuan pohon itu mampu mencukupi kebutuhan O2 bagi 16 ribu jiwa.

“1 pohon bisa mensuplai (kebutuhan oksigen,Red) 2 orang,” ujar Albert dalam acara Summarecon Bekasi Outlook secara virtual, Senin (5/4).

Pandemi Covid-19 tak menghalangi Summarecon Bekasi untuk berinovasi. Untuk menunjang keamanan dan kenyamanan kawasan, Town Management Summarecon Bekasi telah menambahkan CCTV di 15 titik baru pada 2021. Dengan demikian, total saat ini terdapat 58 CCTV yang terpasang di berbagai sudut kawasan.

“Titik CCTV di jalan, parkiran ruko, dan titik yang kita rasa penting,” kata Albert. Selain itu, terdapat penambahan jumlah pipa yang kini berjumlah 3 pipa dari semula 1 pipa, yang disalurkan langsung menuju Kali Bekasi.

Bertransformasi Menjadi Destinasi Regional di Timur Jakarta

Berdiri di atas lahan seluas 270 hektar, Summarecon Bekasi dalam 11 Tahun Perjalanannya telah menjadi pengembang yang bergengsi di Kota Bekasi. Sebuah kawasan terpadu yang menghadirkan kawasan komersial dan kawasan hunian berwawasan lingkungan, bersanding penuh harmoni dalam sebuah tatanan kota yang modern.

Komitmen dalam menghadirkan produk terbaik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya, menjadi salah satu kunci Summarecon Bekasi selalu mendapat tempat di hati masyarakat. Albert Luhur mengungkapkan, sejak diperkenalkan dan resmi dibuka pada 2010, Summarecon Bekasi menjadi daya tarik baru bagi property seeker baik end user maupun investor.

“Perkembangan kawasan dan fasilitas hingga saat ini telah menjadikan Summarecon Bekasi menjadi destinasi bagi masyarakat yang hobi berkuliner, berolahraga, ataupun kebutuhan lifestyle dan harian mereka serta menjadi rumah bagi beragam komunitas,” ujar Albert.

La-Spezia. FOTO: SUMMARECON BEKASI

Fasilitas Terbaru Kawasan: Area Tempat Makan, Pusat Finansial dan Rumah Sakit

Summarecon Bekasi menghadirkan area tempat makansebagai fasilitas terbaru guna melengkapi fasilitas yang telah ada seperti pusat perbelanjaan, sarana pendidikan berkualitas dan bereputasi baik, yaitu Sekolah Islam Al-Azhar, Sekolah BPK Penabur, Universitas BINUS.

La Spezia, menjadi magnet baru bagi mereka yang membutuhkan oase of calm di area Bekasi. Saat ini telah bergabung dua tenant food ternama yaitu Asian Village dan Shukaku (Chantel Food Space), sedangkan tenant de’Leuit, Peleton Bicycle Shop & Café, dan Simetri Cofee Roasters yang menyusul buka di tahun 2021.

Berada di dalam kawasan BCBD (Bekasi Central Business District) Summarecon Bekasi yang dikembangkan di pusat Summarecon Bekasi sebagai destinasi baru. Hadir di tepi danau berkonsep area waterfront culinary yang dekat dengan alam dan ramah lingkungan.

La Spezia juga dilengkapi jalur ramp yang terkoneksi langsung sampai dengan area promenade tepi danau sehingga ramah bagi difabel. Dengan total luas 1968 meter persegi, La Spezia nantinya dibagi menjadi 9 area, yaitu Center Building, East Building, West Building, Lawn, Event & Exhibition Area, Promenade, Wooden Deck, Jetty dan Parking Lot.

Guna memenuhi kebutuhan ruang usaha bagi bisnis perbankan, Summarecon Bekasi menghadirkan kawasan Financial Center. Kini telah bergabung Gedung Menara Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang merupakan kantor wilayah Bank Mandiri (Kanwil Jawa IV) di Bekasi yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 2.000 meter dan memiliki 17 lantai serta 4 lantai basement sebagai lokasi parkir.

Kini, Summarecon Bekasi kembali membuka peluang bagi pelaku bisnis perbankan yang ingin membuka usahanya di jantung Kota Bekasi dengan memasarkan 4 kavling Financial Center siap bangun dengan luas mulai dari 1939 meter persegi/kavling hingga yang terbesar yaitu 3232 meter persegi/kavling.

“Kita ingin Summarecon Bekasi menjadi pusat finansial,” ujar Albert.

Pada tahun ini Summarecon Bekasi telah menandatangani kerja sama dengan RS Permata Keluarga yang akan siap melayani kebutuhan medis masyarakat. RS Permata Keluarga nantinya akan dibangun di kawasan BCBD Summarecon Bekasi dengan mengambil 4 kavling sekaligus, dengan view mengahadap ke danau.

“Warga Kota Bekasi, bukan hanya Summarecon Bekasi bisa memanfaatkan rumah sakit daripada RS Permata Keluarga,” kata Albert.

Program Promo

Melalui program Take The Easy Way, para pembeli produk hunian Summarecon Bekasi khususnya unit The SpringLake Apartment, The SpringLake VIEW Apartment dan The Primrose Condovilla bisa menikmati Promo DP 0 persen dan siap dihuni. Tak hanya itu, lewat program Take The Easy Way ini, konsumen juga dapat menikmati FREE BPHTB, Subsidi biaya KPA, FREE AC dan TV LED. Bagi pembelian tunai keras, juga berhak mendapatkan diskon sampai dengan 20 persen, cicilan tunai keras hingga 60X, Tanpa DP dan Tanpa Bunga.

Berdasarkan Peraturan Menteri No 21/PMK.010/2021, Pemerintah juga akan memberikan insentif hingga 100 persen dari nilai PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Pemberian insentif PPN ini berlaku dari periode Maret sampai Agustus 2021. Di Summarecon Bekasi sendiri terdapat pilihan The SpringLake, TheSpringLakeView Apartment dan The Primrose Condovilla yang sesuai dengan kriteria program pemerintah tersebut.

“Program ini akan sangat memudahkan konsumen untuk memiliki hunian,” ujar Albert.

Melalui program, “1 Tahun Bebas Worry”, Summarecon Bekasi memberikan sebuah jaminan yang diberikan bagi pembeli Rumah dan Commercial di Summarecon Selama 1 Tahun yang meliputi, antara lain kebocoran, kerusakan utilitas, kerusakan sanitair, keretakan dinding dan lantai, kepudaran genteng, dan alumunium.

“Jika terjadi sesuau hal itu, akan kita perbaiki dan itu semua free biaya. Jadi konsumen bisa merasa satu kenyamanan,” tegas Albert.

Pencapaian dan Inovasi

Sejak diluncurkan pada 26 September 2020 dan terjual 50 unit di tahap pertamanya hanya dalam kurun waktu 3 jam, penjualan tahap 2 Magenta Residence yang dimulai pada Februari 2021 ini pun masih mendapat respon yang amat baik.

Kepopuleran Magenta Residence juga didasari oleh desain bergaya arsitektur modern tropical kekinian, dan yang tak kalah pentingnya yaitu dilengkapi fasilitas menunjang kebutuhan digital, seperti jaringan fiber optic kecepatan tinggi s.d. 10Gb/s*, ruang multifungsi/flexible roommemudahkan berbagai kegiatan yang lebih banyak dilakukan dari rumah, seperti Work from home, study from home, bahkan shop from home.

Magenta Residence dihadirkan sebagai terobosan akan hunian yang diadaptasi dari beragam kebutuhan yang paling esensial saat ini, yaitu rumah dengan lingkungan nyaman yang mendukung gaya hidup sehat dan digital kekinian. Fasilitas seperti adanya taman lingkungan yang hijau, exclusive club house dan danau dengan pemandangan yang asri, infrastruktur bawah tanah (underground utilities), pengelolaan oleh Town Management profesional, serta lingkungan aman dengan security di main gate,security di cluster gate,teknologi face recognition, kartu huni, Smart Home with Panic Button, CCTV, serta security 24 jam menjadi value bagi “kemewahan” tinggal di Magenta Residence. Dengan pilihan tipe 5 x 11, 6 x 11, 7x 11 dan hook, Magenta Residence tahap 2 dipasarkan mulai dari Rp1 miliaran.

“Semua mengenai new normal sudah kami integrasikan di Magenta Residence,” ujar Albert.

Tahun ini, Summarecon Bekasi masih mengedepankan pelayanan digital dengan menghadirkan Virtual Show Unit yang dapat dilihat di social media dan atau kanal video 360° di laman resmi www.summareconbekasi.com. Pelayanan berupa House Tour secara virtual bagi calon konsumen yang memilih untuk “melihat-lihat” dari rumah saja di masa pandemi ini. Kunjungan ke Show unit/ Open House dilokasi proyek Magenta tetap dibuka, namun pengunjung diwajibkan untuk menggunakan masker dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di lokasi. (oke/*)