Cikarang

Diduga Rebutan Lahan, Ormas dan Warga Bentrok

RADARBEKASI.ID, CIKARANG UTARA – Ratusan anggota Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila (Ormas-PP) dan warga Cikarang Kota terlibat bentrok di lokasi pasar tumpah Jalan RE Martadinata Desa Cikarang Kota Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jumat (17/9) malam.

Diduga, bentrokan dipicu perebutan lahan pasar tumpah yang ada di Jalan Tumaritis Kecamatan Cikarang Utara, tak jauh dari lokasi pasar tumpah sebelumnya.

Peristiwa tersebut bermula saat ratusan anggota Ormas PP yang bergerak melakukan sweeping area pasar tumpah. Akibatnya, bentrokan tidak bisa dihindari saat kedua kubu massa tersebut saling berhadapan.

Salah satu pedagang, Abun (40) menuturkan, peristiwa bentrokan terjadi saat para pedagang akan membuka lapaknya di pasar tumpah.

Kata dia, kedua kelompok massa terlibat saling serang menggunakan senjata balok kayu dan tongkat besi. Namun peristiwa bentrokan tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa.

“Secara pribadi, saya kurang paham apa masalahnya. Tapi, dengan adanya peristiwa seperti ini akan berdampak kepada para pedagang. Yang ditakuti, dengan kondisi seperti ini, malah membuat warga tambah terbebani,” ujar Abun kepada Radar Bekasi usai bentrokan terjadi.

Petugas kepolisian dari Polres Metro Bekasi yang tiba di lokasi, bergerak cepat menghalau kedua kubu yang terlibat bentrokan. Beringasnya massa membuat anggota kepolisian harus mengeluarkan tembakan ke udara berkali-kali agar massa yang bertikai membubarkan diri.

“Dugaan sementara bentrokan tersebut karena perebutan lahan pasar,” beber Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKP Rahmat Sujatmiko, Minggu (19/9).

Related Articles

Back to top button