Metropolis

RS Siloam Sentosa Buka Layanan CT Scan

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Rumah Sakit (RS) Siloam Sentosa secara resmi membuka layanan CT Scan untuk mendukung layanan diagnostik dan pengobatan secara lebih komprehensif.

“Hari ini kami membuka secara resmi pelayanan tambahan Rumah Sakit Siloam Sentosa yaitu CT Scan 32 Slice,” ungkap Direktur RS Siloam Sentosa, dr. Kristianus Cahyono.

Hal itu dikatakannya usai peresmian layanan CT Scan di RS Siloam Sentosa Jalan Pahlawan Duren Jaya Bekasi Timur Kota Bekasi, Jumat (12/11/2021). Penambahan layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan layanan rumah sakit kepada masyarakat.

“Dengan penambahan layanan ini diharapkan akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan, kecepatan dan ketepatan dalam penegakan diagnosis pasien yang berobat ke RS Siloam Sentosa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Spesialis Radiology RS Siloam Sentosa, dr. Michael A. Sundah menambahkan, CT Scan 32 Slice antara lain untuk pemeriksaan stroke, paru-paru, pembuluh darah besar, dan ginjal.

“Banyak sebenarnya, tetapi yang menjadi fokus perhatian adalah stroke,” kata dr. Michael.

Dengan CT Scan 32 Slice dapat membedakan stroke perdarahan atau bukan stroke perdarahan. Adapun penanganannya berbeda, tergantung daripada jenis stroke.

“Tentu penanganan beda, kita bisa melayani lebih cepat bila pasien bisa dibawa lebih dini kurang dari 3,5 jam,” katanya.

Selama ini, bila ada pasien RS Siloam Sentosa yang membutuhkan layanan CT Scan dirujuk ke RS Siloam Blu Plaza. Dengan hadirnya layanan CT Scan RS Siloam Sentosa, kini tak perlu merujuk pasien.

“Dengan adanya layanan CT Scan di sini, tidak perlu dirujuk dan penanganan bisa lebih cepat. Seperti kita ketahui, transportasi ke arah RS Siloam Blu Plaza Bekasi Timur juga butuh waktu,” katanya.

Sementara, spesialis saraf RS Siloam Sentosa dr. Erwan Wijaya Putra Sianipar mengatakan, stroke memiliki beberapa gejala seperti kelumpuhan, kesemutan, dan pelo. Apabila mengalami gejala tersebut, sebaiknya penderita segera dibawa ke rumah sakit untuk memaksimalkan periode emas.

“Intinya segera dibawa ke rumah sakit apabila mengalami gejala kelumpuhan, kesemutan, pelo, bahkan sampai tidak segera. Apabila memungkinkan kurang dari 3,5 outcomenya bisa lebih baik,” ungkap dr. Erwan. (oke)

 

Related Articles

Back to top button