RADARBEKASI.ID, JAKARTA — PT Telkom Indonesia melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin), kembali bergabung pada konsorsium sistem komunikasi kabel laut internasional Southeast Asia-Middle East-Western Europe 6 (SEA-ME-WE 6).
Direktur Wholesale & International Service Telkom, Bogi Witjaksono, menyambut baik kehadiran SEA-ME-WE 6, dan menyatakan dukungan penuh TelkomGroup untuk turut serta dalam konsorsium mega proyek infrastruktur internasional ini.
Partisipasi Telin dalam SEA-ME-WE 6, akan memperkuat infrasruktur kabel internasional TelkomGroup, yang ditargetkan dapat meningkatkan kualitas akses broadband yang lebih cepat, dan memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan.
“Hal ini tentunya menjadi angin segar yang dapat mengakselerasi transformasi digital, dan inovasi dengan harapan dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Bogi, dalam keterangan tertulis yang diterima radarbekasi.id, Rabu (2/3).
Sementara Chief Executive Officer Telin, Budi Satria Dharma Purba, sangat antusias mengenai pembangunan sistem kabel laut SEA-ME-WE 6, dan akan menambah infrastruktur global Telin yang sudah ada.
Ia menyampaikan, SEA-ME-WE 6 akan menghubungkan 10 negara membentang dari Asia Tenggara menuju Eropa, dengan perluasan konektivitas ke Indonesia menggunakan sistem komunikasi kabel laut Telin yang sudah ada untuk memberikan akses broadband lebih cepat kepada pengguna.
“Kami sudah lama melihat lonjakan permintaan untuk internet cepat, karena perubahan tren seperti pengaturan kerja yang fleksibel, streaming video, dan gaming. Telin berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekosistem digital Indonesia menuju internasional. Berkolaborasi dengan perusahaan berskala global di SEA-ME-WE 6, Telin siap melayani konektivitas nasional dengan teknologi yang andal,” tutur Budi.
Dengan tuntutan konektivitas yang tidak dapat diprediksi ditambah dengan transformasi digital dinamis yang mengantarkan semakin banyak konsumen di Asia melalui Eropa ke dalam realitas digital, SEA-ME-WE 6 menawarkan rute alternatif dengan keandalan tinggi untuk lalu lintas komunikasi yang padat antara Asia dan Eropa serta memperkuat jaringan keseluruhan masing-masing mitra konsorsium melalui landing point baru trans-Mesir.
Fleksibilitas tambahan ini, memungkinkan penyedia layanan dalam konsorsium dapat dengan cepat meningkatkan kapasitas, mengamankan trafik, dan menurunkan total biaya kepemilikan jaringan. Sistem komunikasi kabel laut ini diharapkan selesai pada kuartal pertama tahun 2025.
Sekadar diketahui, hingga September 2021, Telkom memiliki Fiber Optic (FO) sepanjang 170.035 km, yang terdiri dari 105.335 km kabel laut domestik dan 64.700 km kabel laut internasional.
FO ini menjangkau hingga 496 IKK di seluruh Indonesia. Untuk mendukung infrastruktur fiber optic, Telkom juga memiliki satelit dengan total 109 transponder. (bis)
TelkomGroup Perkuat Infrastruktur Kabel Laut Internasional
Rekomendasi untuk kamu

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tren fesyen berbasis wastra Nusantara mendorong pelaku usaha perempuan untuk menghasilkan produk…

RADARBEKASI.ID, BEKASI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan…

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Harga emas (logam mulia) di laman Sahabat Pegadaian pada Sabtu pagi (3/4/2026)…

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Desa Sausu Tambu menunjukkan bagaimana potensi desa pesisir dapat berkembang menjadi…

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pasar busana muslim terbukti masih menggeliat di tengah tekanan ekonomi. Hal ini…






