Marjuki Mulai Cari Dukungan

FOTO BERSSAMA : Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki, saat foto bersama dengan pengurus LDII Kabupaten Bekasi, kemarin. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki mulai mencari dukungan untuk maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Bekasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. Salah satunya ke Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

“Kapan LDII bisa ikut politik praktis, nanti ada saatnya jika tahun 2024, Haji Marjuki calon bupati Bekasi, baru LDII ikut politik praktis,” kata Marjuko saat memberikan  sambutan di acara Santunan Anak Yatim dan Peresmian Gedung Serba Guna Roudhotul Jannah, di Kampung pelaukan, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Minggu (10/4/2022).


Kata dia, semangat itu timbul karena ternyata  LDII dan Golkar berada di naungan pohon yang sama. Yakni pohon beringin. Dirinya juga berpesan, LDII jangan sampai tertarik kepada politik praktis, tapi fokus untuk bagaimana menyampaikan syiar-syiar Islam. Karena memang belum saat untuk LDII ikut  politik praktis, kecuali pada Pemilu 2024.

Usai menghadiri acara tersebut, Marjuki enggan memberikan jawaban saat ditanya perihal sambutannya yang meminta dukungan LDII saat maju sebagai calon bupati di Pilkada 2024 mendatang. “Kita lihat seperti air yang mengalir saja, kita berikhtiar saja,” ucapnya sambil berjalan.


Menyikapi itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Bekasi, Sarjimin menuturkan, bahwa LDII mempunya prinsip netral aktif. Dirinya menjelaskan, netral artinya LDII tidak punya tendensi kepada siapa pun maupun partai mana pun. Kemudian untuk aktif artinya, selalu memberikan masukan terhadap partai-partai dan pemerintah untuk pemasukan di Kabupaten Bekasi.

Terkait Plt Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki, meminta dukungan ke LDII, dirinya mengaku akan mengikuti ajakan tersebut. “Semua ajakan baik dari Pa Bupati maupun yang lainnya, kita ikut-ikut saja, namanya juga diajak. Kita sebagai LDII mempunyai prinsip untuk hak pilih kita serahkan ke masing-masing, tidak ada tendensi harus milih ini,” katanya kepada Radar Bekasi. (pra)