74 SDN Bakal Dimerger, Ini Targetnya

74 SDN di Kota Bekasi Bakal Dimerger
Ilustrasi: Siswa SDN di Kota Bekasi saat menjalani ujian. Rencananya 74 SDN bakal dimerger.

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi telah menetapkan 74 Sekolah Dasar (SD) di 9 kecamatan, untuk dilakukan marger atau penggabungan sekolah.


Sekretaris Dinas Pendidikan Disdik Kota Bekasi Krisman Irwandi menjelaskan, bahwa saat ini pihak Disdik telah menetapkan 74 sekolah yang akan dimarger.

“Kami Disdik sudah menetapkan beberapa sekolah untuk dimarger dan diajukan kepada pihak Plt Wali Kota, tapi untuk surat keputusan Plt Wali Kotanya belum turun,” ujarnya kepada Radar Bekasi Senin, (23/5).


Kemudian pihak Disdik menyampaikan bahwa, rencana marger sekolah tersebut akan dilakukan sebelum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 dimulai.

“Rencana kami sebelum PPDB dimulai, jadi sekolah yang sudah terdata untuk dimarger tidak lagi menerima siswa ditahun ajaran baru ini,” tuturnya.

Sementara terkait sosialisasi pihak Disdik melalui sekolah sudah melakukannya sejak satu bulan yang lalu, sehingga saat ini sekolah yang akan dimarger tengah mendata siswa untuk administrasi baru.

Sosialisasi sudah dilakukan, Jumat kemarin kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada camat, lurah, komite, dewan pendidikan dan beberapa pihak terkait tentang progres marger ini,” ucap Krisman.

Krisman melanjutkan, menurut data yang dihimpun Disdik Kota Bekasi dari 74 sekolah akan menjadi 34 sekolah, yang saat ini tersebar di 9 kecamatan Kota Bekasi.

“Jadi dari 74 sekolah nanti akan jadi 34 sekolah setelah dilakukannya marger, tapi untuk saat ini nama-nama sekolahnya belum bisa diinfo karena surat keputusan Plt Wali Kotanya belum turun. Jadi kami hanya bisa menyampaikan jumlahnya saja ” jelas Krisman.

Kemudian 9 kecamatan yang menjadi lokasi marger ialah. Kecamatan Jatiasih dari 14 sekolah menjadi 7 sekolah, Kecamatan Bekasi Selatan 12 sekolah menjadi 6 sekolah, Kecamatan Bekasi Utara 5 sekolah menjadi 2 sekolah, Kecamatan Bekasi Barat 8 sekolah menjadi 4 sekolah, Kecamatan Pondokmelati 2 sekolah menjadi 1 sekolah, Kecamatan Jatisampurna 2 sekolah menjadi 1 sekolah, Kecamatan Rawalumbu 2 sekolah menjadi 1 sekolah dan Kecamatan Bekasi Timur 29 sekolah menjadi 13 sekolah. (dew)