Musdalub Golkar Bulan Depan

FOTO BERSAMA : Sejumlah kader dan pengurus Golkar kabupaten Bekasi saat foto bersama. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bekasi, memastikan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) dilaksanakan awal bulan depan.


Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Deden Y Hidayat mengatakan, setelah melaksanakan Rakerda dan pelantikan pengurus DPD Golkar Jawa Barat, dirinya sudah mulai membuat perencanaan untuk pelaksanaan Musdalub di Kabupaten Bekasi. Karena dengan dilantiknya kepengurusan DPD Jawa Barat kemarin, artinya aspek legalnya sudah terpenuhi. Sehingga tidak ada komplain-komplain.

Pada prinsipnya kata Deden, jabatan dirinya sebagai Plt akan habis pada tanggal 8 Juli 2022. Artinya, Musdalub akan digelar sebelum tanggal 8 Juli 2022. “Kita sudah mulai bikin perencanaan untuk pelaksanaan Musdalub di Kabupaten Bekasi, mudah-mudahan di akhir bulan Juni ini, Musdalub Kabupaten Bekasi bisa dilaksanakan,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (6/6).


Saat ini, dirinya bersama para pengurus di Kabupaten Bekasi sedang menyiapkan berbagai materi dan lain-lain, yang berkaitan dengan kepentingan, baik dari sisi administrasi maupun dari hal-hal yang bersifat normatif. Pasalnya di dalam Rakerda fokusnya kepada pemenangan Pemilu atau persiapan pemenangan Pemilu 2024.

Walaupun sebenarnya, nanti tidak ada membahas materi, akan tetapi kepengurusan baru diberikan tanggung jawab program Pemilu hasil Rakerda. “Nanti memang tidak ada membahas materi, akan tetapi kepengurusan baru itu sudah diberikan tanggung jawab program Pemilu hasil Rakerda. Itu yang akan saya sampaikan,” tuturnya.

Untuk calonnya sendiri, Deden mengungkapkan, ada empat sampai lima yang ingin menjadi Ketua Golkar di Kabupaten Bekasi, itu berdasarkan informasi yang didapatkan. Mengingat, Golkar Jawa Barat mengharapkan aklamasi, agar tidak ada yang merasa menang maupun kalah.

“Itu tugas saya. Tapi kalau memang mereka sudah ngotot-ngototan, rekonsiliasi tidak bisa. Ya mungkin nanti akan ada arahan dari Golkar Jawa Barat,” ucapnya. (pra)