Ribut FBR versus TNI, Begini Penjelasan Ketua FBR Bekasi

Tangkapan layar video Ketua FBR Korwil Bekasi Novel Said (kiri) menjelaskan soal kabar ribut FBR versus TNI.

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Viral, beredar video di media social (medsos) yang memperlihatkan pertikaian anggota TNI dan Pemuda di wilayah Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi. Dalam narasi di medsos itu disebutkan, keributan terjadi antara pihak Ormas FBR dan TNI.


Ketua Korwil FBR Kota Bekasi, Novel Said menepis narasi keributan anggotanya dengan TNI.

Dalam keterangannya melalui video singkat, Novel Said mengatakan, berita atau kabar itu kurang etis. Dia mengklarifikasi keributan yang pecah di Jatiranggon tersebut.


Menurut Novel, kejadian keributan tersebut bukanlah antara ormas FBR dengan TNI. Akan tetapi kejadian itu murni sekelompok pemuda atau sekelompok orang yang bertikai.

“Tiba-tiba yang namanya warga FBR di lokasi tersebut. Memiliki kewajiban untuk melerai,” kata Novel melalui videonya singkat, Jumat (24/5).

Saat terjadi pertikaian, klaim dia, datanglah FBR dengan TNI untuk melerai. Keributan yang terjadi agar tidak berkepanjangan.

Tetapi berita yang beredar seakan-akan FBR dan TNI yang ribut. Padahal usai kejadian itu pada malam harinya sudah kumpul semuanya di Gardu 0254 dengan ketuanya bernama Qimung.

“Semuanya sudah diklarifikasi. Sudah duduk bersama. Artinya sudah tidak ada lagi keributan yang berkepanjangan. Alhamdulillah semuanya selesai,” ucapnya.

“Intinya tidak ada keributan antara Ormas FBR dengan TNI,” ungkapnya. (pay)