Kerugian akibat Kebakaran Ruang Kelas Favorit BBPVP Chevest Ditaksir Capai Rp5 Miliar

PROSES PENDINGINAN: Petugas pemadam kebakaran mendinginkan bangunan gedung Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) yang terbakar di Jalan Guntur Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Rabu (4/1). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI Ruang kelas favorit di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Chevest, Jalan Guntur Raya, Kelurahan Kayuringinjaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi ludes terbakar pagi kemarin. Akibatnya, balai pelatihan kerja mengalami kerugian miliaran rupiah, peralatan hingga perlengkapan ruang kelas rusak parah. Sekira pukul 05.00 pagi, percikan api terlihat dari salah satu ruangan di lantai dua gedung.

Percikan api pertama kali dilihat oleh petugas keamanan BBVP. Total ada lima ruangan yang ludes dilalap si jago merah, diantaranya ruang studio pelatihan dan ruang kelas. Api menjalar dari satu ruangan ke ruangan lain. Kobaran api berhasil dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran sekira 1,5 jam setelah petugas tiba di lokasi.


“Sementara (api berasal) dari bagian bagian atas TU3, dari ruang kelas Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK),” kata Kabag Umum BBPVP Kota Bekasi, Nasrun Ilmullah, Rabu (4/1).

Korsleting arus listrik yang terjadi di studio pelatihan TIK diduga menjadi sumber percikan api, hingga membakar lima ruangan gedung. Ruangan tersebut menyimpan benda-benda mudah terbakar, salah satunya material peredam suara.


“Karena kedap suara atau ruangan yang dikasih peredam, merupakan bahan yang mudah terbakar. Di situ lah api mulai membesar yang diindikasikan korsleting listrik,” papar Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor saat mendatangi lokasi siang kemarin.

BACA JUGA: Kebakaran, Toko Bangunan Rugi Rp 500 Juta

Ia memastikan hanya ruangan di lantai dua yang terbakar, sementara ruangan lain di lantai satu gedung selamat dari kobaran api. Peralatan yang berada di lima ruangan habis terbakar, termasuk sejumlah komputer. Lebih lanjut, upaya pemadaman dengan peralatan di lokasi tidak cukup untuk memadamkan api.

Pelatihan TIK terhenti usai kejadian, sementara ini pelatihan dipindahkan ke ruangan lain. Afrian menyebut perbaikan akan segera dilakukan lantaran TIK menjadi pelatihan unggulan di BBPVP Chevest Kota Bekasi.

“Karena ini pelatihan yang favorit, artinya unggulan, jadi pasti kita perbaiki,” tambahnya.

Total sembilan unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi. Puluhan petugas berjibaku menjinakkan api pagi kemarin. Kepadatan arus lalu lintas menuju lokasi kejadian menyulitkan petugas selama proses pemadaman. Dipastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Total area yang terbakar sekira 1.000 meter persegi, dari total luas area 2.000 meter persegi.

“Kerugian kurang lebih Rp5 miliar,” kata Kasi Komunikasi dan Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Bekasi, Heri Kurniawan. (sur)