Berita Bekasi Nomor Satu

KIP Kuliah Banyak Peminat

ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMA dan SMK di Kota Bekasi saat mengikuti kegiatan simulasi pencoblosan Pemilu 2024 di SMAN 1 Kota Bekasi beberapa waktu lalu. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) bagi lulusan siswa SMA dan SMK tahu ini sudah dibuka sejak 12 Februari 2024 lalu.

Kehadiran program KIP-K ini cukup banyak peminat dari para calon lulusan siswa, khususnya bagi mereka yang masuk dalam kategori ekonomi kurang mampu.

“Memang peminat program KIP-K ini cukup besar di sekolah kami,” ujar Kepala SMA Tulus Bhakti, Margo Cahyono kepada Radar Bekasi belum lama ini.

Ia menjelaskan, pendaftaran program KIP-K bukan hanya diperuntukkan bagi lulusan tahun ini. Lulusan tahun sebelumnya boleh mendaftar.

“Program KIP-K ini tidak hanya bagi lulusan tahun ini saja, melainkan siswa yang lulus 2022 dan 2023, masih boleh untuk mendaftar,” beber Margo.

Sosialisasi program KIP-K telah dilakukan di sekolah untuk memastikan siswa yang berminat dapat mendaftar dan memenuhi persyaratan. Proses pendaftaran lebih mudah bagi yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Yang sudah terdaftar dalam DTKS, itu prosesnya lebih mudah, paling mereka tinggal melengkapi data diri saja. Tapi bagi siswa yang tidak masuk DTKS, mereka wajib melengkapi data diri pribadi, keluarga, ekonomi dan upload bukti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” terangnya.

Margo menjelaskan, guru Bimbingan Konseling (BK) akan mendampingi siswa dalam mendapatkan akun KIP-K. Setelah itu siswa dapat melanjutkan proses pendaftaran secara mandiri.

“Pendampingan tetap dilakukan, namun untuk proses lebih lanjut, pendaftaran bisa dilakukan secara mandiri dan jika ada kesulitan, boleh konsultasi dengan pihak sekolah,” ucap Margono.

BACA JUGA: Sekolah di Bekasi Gencar Penuntasan Materi, Target Selesai Maret 2024

Dari jumlah lulusan tahun ini, sekitar 20-30 persen menunjukkan minat mendaftar. Hal itu mencerminkan antusiasme siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Proses pendaftaran akun KIP-K berlangsung hingga 31 Oktober 2024, dengan pengecualian untuk siswa yang mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), harus selesai sebelum 28 Februari 2024.

“Siswa yang ingin mendaftar program KIP-K melalui jalur SNBP, harus membuat akun sebelum finalisasi pendaftaran SNBP,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 7 Kota Bekasi, Edy Sunarya. Menurutnya, minat lulusan untuk ikut program KIP-K ini cukup besar.

“Jika bicara keinginan siswa cukup besar, karena program ini sangat membantu bagi yang ingin melanjutkan kuliah tapi terkendala dengan biaya,” ungkapnya.

Edy mengakui, program KIP-K ini tidak hanya digunakan untuk perguruan tinggi negeri, namun ada beberapa perguruan tinggi swasta juga yang memberikan program beasiswa melalui program KIP-K.

“Ini bukan hanya bisa digunakan untuk perguruan tinggi negeri saja, melainkan perguruan tinggi swasta juga bisa menerima calon mahasiswa yang menggunakan KIP-K,” tegasnya.

Dari total 353 siswa kelas XII tahun ini, sekitar 50 persen menunjukkan minat untuk mendaftar program KIP-K. Meskipun pendaftaran dilakukan secara mandiri, sekolah berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada siswa yang membutuhkan.

“Kami akan beri pendampingan bagi siswa yang belum paham dan mengerti,” ujar Edy. (dew)

Solverwp- WordPress Theme and Plugin