Berita Bekasi Nomor Satu

Ratusan Kendaraan Diuji Emisi

PENGECEKAN: Petugas Dinas Lingkungan Hidup melakukan uji emisi kendaraan roda empat di Sertajaya, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu (5/6). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Uji emisi gratis dilakukan jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi kepada ratusan kendaraan di depan Stadion Wibawa Mukti.

Uji emisi menyasar kendaraan roda dua dan empat untuk mengecek gas buang kendaraan pribadi di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Fernandes, menuturkan tujuan uji emisi salah satu pengendalian dan menjaga kualitas udara.

Pria yang akrab disapa Duarte ini menyampaikan, kegiatan tersebut memang belum maksimal.

“Kami mengadakan kegiatan ini hanya dua kali dalam setahun. Tentunya belum maksimal karena keterbatasan anggaran. Tapi hal ini merupakan salah satu upaya,”ucapnya.

Hasil kemarin tak ada sanksi yang diberikan meski dari 115 kendaraan yang diuji ada 5 kendaraan yang dinilai tak lolos uji emisi. ”Jadi kalau kepolisian dan Samsat telah memberlakukan (sanksi, red). Apabila tidak lulus emisi kendaraan diberi sanksi,”jelasnya.

BACA JUGA: DLH Kabupaten Bekasi Tindaklanjuti Laporan Dugaan Kejahatan Lingkungan

Hasil tes kendaraan yang tak lolos uji emisi dinilai minim, artinya menurut dia, masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi masih dalam kategori sadar untuk menjaga kendaraan dan memperhatikan pencemaran lingkungan.

“Sehingga dipastikan asap knalpot tidak mencemari udara, karena uji emisi ini salah satu upaya kita untuk menekan produksi karbon di satu sisi sumber-sumber produksi nya baik dari kendaraan dan industri nya pabrik, kita cek terus, kita uji, agar emisi aman,”jelasnya.

Selain itu untuk mengajak masyarakat sadar akan emisi, Pemerintah Kabupaten Bekasi saat ini sedang merancang regulasi pengenaan untuk tarif parkir yang lebih mahal bagi kendaraan-kendaraan yang tidak bisa menunjukkan lolos uji emisi.

“Karena sekarang ngecek nya mudah hanya tinggal di scan saja melalui barcode bahkan ini juga sebagian kendaraan yang tidak lulus emisi. Jadi kami buat terlebih dahulu regulasinya,”tutupnya.

Terpisah, salah satu warga Riskyandi (37) kaget awalnya ada polisi yang mengatur di lokasi uji emisi gratis.”Awalnya kaget ya. Karena ada beberapa kendaraan roda dua yang putar balik. Saya pikir ada razia kendaraan. Ternyata uji emisi. Ya kegiatannya positif ya. Karena saya juga bisa mengetahui kondisi kendaraan saya,”ucapnya. (and)


Solverwp- WordPress Theme and Plugin