RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kandidat calon Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Sarif Marhaendi, menghadiri Muscab serentak DPW Jakarta, Senin (27/4). Dalam kesempatan tersebut, Sarif juga bertemu dengan Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono.
Pertemuan itu dilakukan satu hari menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi, yang akan digelar pada Selasa (28/4) hari ini.
“Ya pertemuan itu hari ini (kemarin), pada saat saya diundang ke DPW Jakarta untuk menghadiri Muscab secara serentak pada hari ini (Senin, red),” ujar Sarif, kepada Radar Bekasi, usai menghadiri undangan tersebut.
Sarif mengaku hubungan dirinya dengan pimpinan partai di tingkat pusat berjalan baik. Ia menyebut pertemuan dengan Ketua Umum PPP bukan kali pertama, melainkan sudah beberapa kali terjadi. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Ketum berharap pelaksanaan Muscab di Kabupaten Bekasi berjalan kondusif.
“Tadi Ketum menyampaikan bahwa Muscab di Kabupaten Bekasi, diharapkan agar kondusif, aman, dan sesuai dengan PO dan AD/ART partai. Kalau saya sama Ketum alhamdulillah sering ketemu juga, bukan hanya satu dua kali,” katanya.
Sarif hadir bersama Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bekasi, Nunung HS, dan turut diperkenalkan kepada pengurus PPP Jakarta. Menurutnya, sebagai daerah penyangga ibu kota, Kabupaten Bekasi perlu menjaga komunikasi yang baik dengan Jakarta.
“Saya diundang ke sana pertama, Kabupaten Bekasi itu penyangga ibu kota, artinya kita harus punya jalinan komunikasi yang baik sesama pengurus partai, antara DKI Jakarta dengan Kabupaten Bekasi. Saya diperkenalkan sebagai calon Ketua DPC periode 2026-2031,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini.
Ia juga menyinggung dukungan dari Ketua Umum PPP terhadap kader partai, termasuk dirinya.
“Ya, tentunya sebagai Ketua Umum beliau merestui dari segala upaya dan perjuangan kadernya. Bukan hanya kepada saya, bicara kader bicara keseluruhan. Jadi kalau restu seorang Ketum itu untuk kader,” sambungnya saat disinggung perihal pimpinan partainya itu merestui dirinya apa tidak sebagai Ketua DPC.
Meski demikian, Sarif mengaku belum menerima undangan resmi dari panitia Muscab.
“Sampai saat ini saya sendiri belum menerima undangannya, jam berapanya saya enggak tahu karena belum menerima undangan tersebut dari panitia. Kalau dari persiapan saya sendiri, saya sudah sangat siap,” ungkapnya. (pra)









