RADARBEKASI.ID, BEKASI – Lebih dari 27 ribu peserta telah mengunggah berkas pada tahap prapendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bekasi 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi memastikan proses verifikasi berkas terus dilakukan hingga masa pendaftaran dimulai.
Plt Kepala Disdik Kota Bekasi, Chondro Wibhowo Mahartoyo Sukmo, mengatakan sejak masa prapendaftaran dibuka pada Senin (18/5) hingga Selasa (26/5), lebih dari 27 ribu calon pendaftar telah mengunggah dokumen. Rinciannya, sebanyak 13.600 dokumen untuk jenjang SD dan 13.700 dokumen untuk jenjang SMP.
“Verifikasi berkas terus berjalan, kita terus mengejar target verifikasi berkas yang masuk,” katanya.
Untuk jenjang SMP, Chondro menjelaskan dokumen yang diunggah calon pendaftar belum seluruhnya lengkap. Beberapa dokumen, seperti nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta surat keterangan lulus (SKL) atau ijazah, masih dalam proses penerbitan oleh sekolah.
Meski demikian, calon pendaftar tetap dapat mengunggah dokumen persyaratan umum yang telah tersedia. Sementara SKL atau ijazah untuk sementara dapat digantikan dengan surat keterangan dari sekolah asal yang menerangkan bahwa siswa telah menyelesaikan proses pembelajaran sesuai jenjang pendidikan.
“Tapi memang belum final. Begitu nanti SKL dan nilai TKAnya sudah ada berarti sudah selesai 100 persen, kita tinggal menyusul untuk verifikasi,” ungkapnya.
Diketahui, masa unggah berkas prapendaftaran berlangsung sejak 18 Mei hingga 19 Juni mendatang. Setelah itu akan dilanjutkan dengan proses pendaftaran, di mana siswa mendaftar dan mengikuti seleksi di sekolah tujuan.
Sementara untuk jenjang SD, Chondro menyebut dokumen yang diunggah calon pendaftar relatif sudah lengkap. Jika masih terdapat berkas yang belum memenuhi syarat, calon siswa diberikan kesempatan untuk memperbaikinya.
“Kalau untuk SD relatif clear karena dia tidak ada persyaratan khusus seperti nilai TKA. Surat ketuntasan Belajar PAUD pun sifatnya opsional saja,” tambahnya.
Rata-rata calon pendaftar yang mengunggah berkas prapendaftaran setiap hari mencapai seribu akun. Disdik Kota Bekasi juga membuka posko pelayanan guna memfasilitasi calon siswa maupun orangtua selama proses SPMB berlangsung. Pada masa prapendaftaran ini, rata-rata 15 hingga 20 orangtua datang ke sekolah untuk berkonsultasi dengan petugas. (sur)











