RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memuji cita rasa hidangan ikan kuah kuning masakan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, saat menghadiri lomba memasak dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Metro Bekasi, Kamis (18/6).
Asep berkesempatan mencicipi hidangan yang disajikan Kapolres di sela kegiatan tersebut. Menurutnya, perpaduan rempah dalam kuah ikan terasa pas di lidah, terutama karena tingkat kepedasannya tidak berlebihan.
“Bu Kapolres masakannya enak. Rempah-rempahnya terasa. Saya nggak suka pedes, jadi pas di lidah saya. Saya campur sama nasi, kalau sama sagu nggak biasa,” ujar Asep.
Menurut Asep, momentum lomba memasak ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kembali membiasakan konsumsi makanan rumahan, terutama dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai makanan yang diolah sendiri di rumah lebih baik dibandingkan makanan siap saji maupun makanan beku.
Ia juga mengingatkan bahwa asupan makanan bergizi merupakan investasi penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang generasi mendatang.
“Makanan yang dimakan oleh anak-anak kita sangat berguna untuk masa depannya. Karena makanan itu penting. Setiap yang kita makan, pasti akan menjadi darah, dan akan menjadi daging. Nah di situlah nanti, makanan bergizi untuk tumbuh kembang,” ungkapnya.
Ajang memasak yang diikuti 80 tim dari unsur Forkopimda, kader PKK, dan organisasi kemasyarakatan itu menjadi wadah kreativitas dalam menyusun menu MBG berbasis protein ikan lokal yang sehat, bergizi, dan terjangkau.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, mengatakan menu yang disajikan para peserta mengusung misi edukasi pemenuhan gizi keluarga. Bahan utama yang digunakan adalah ikan nila dan ikan lele hasil panen dari kolam ekosistem mandiri milik Polres Metro Bekasi.
“Masakan menu sehat olahan ikan nila atau ikan lele. Dari beberapa stand kita melihat ada yang membuat papeda, kemudian membuat lele goreng, lele dimasak pindang dan berbagai macam aneka olahan dari ikan dengan kisaran harga Rp10.000 sampai Rp 15.000,” ucap Sumarni.
Melalui lomba dengan patokan harga ekonomis tersebut, Sumarni ingin menunjukkan bahwa menu MBG yang kaya protein tidak harus mahal.
“Ini merupakan salah satu bentuk cara kami untuk mendekatkan dengan masyarakat dan mengedukasi agar ibu-ibu juga menyajikan makanan sehat untuk keluarga dan anaknya. Anak-anak kita saat ini harus gemar makan ikan supaya tumbuh kembangnya bagus, lebih cerdas,” tuturnya.
Dukungan terhadap kampanye gemar makan ikan juga ditunjukkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yunati. Istri Plt Bupati Bekasi itu turut ambil bagian dalam lomba dengan menyajikan menu lele asam manis, tempe goreng, dan sayur pakcoy.
“Tadi saya masak lele asam manis, tempe goreng, sama sayur pokcai. Kami mengucapkan selamat hari Bayangkara yang ke 80, semoga semakin maju sukses dan semakin berani,” pungkas Nia. (ris)











