RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kepala Satpol PP Kota Bekasi berinisial, NS, terseret dugaan pelecehan seksual verbal terhadap anggota wanitanya. Sejumlah korban mengadu ke Komisi I DPRD Kota Bekasi.
Kamis (25/6), Komisi I DPRD Kota Bekasi memanggil sejumlah pihak untuk dimintai klarifikasi. Mereka di antaranya Kepala Satpol PP Kota Bekasi, BKPSDM, Inspektorat, serta empat orang yang mengaku menjadi korban dalam dugaan perkara tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto, mengatakan pertemuan itu difokuskan untuk menggali informasi dan meminta penjelasan dari seluruh pihak yang terlibat, termasuk Kepala Satpol PP dan para korban.
“Jadi kegiatan rapat hari ini, kami baru memintai keterangan dan klarifikasi dari masing masing pihak terlibat. Baik, ada bantahan dari satu sama lain, maupun dugaan tidak adanya pelecehan verbal. Jadi memang belum ada bukti,” ujar Murfati di gedung DPRD, Kamis (25/6).
Menurutnya, hasil rapat belum dapat dijadikan dasar untuk mengambil kesimpulan maupun keputusan karena proses yang dilakukan masih sebatas pengumpulan keterangan dan klarifikasi dari para pihak terkait.
“Kami meminta dari empat korban ini untuk segera menyurati kepada BKPSDM, aduan apa saja, supaya bisa diinvestigasi. Nah, dari situ nanti baru tembus ke saya, kepada Komisi 1. Baru kami bisa melihat siapa sebenarnya yang benar dan yang salah,” pungkasnya. (zak)











