RADARBEKASI.ID, BEKASI – Bea Cukai Bekasi berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi untuk membekali pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar internasional.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Bekasi, Muhammad Emil Fuad, menjadi narasumber dalam kegiatan Promosi Dagang melalui Pameran Dagang dan Misi Dagang bagi Produk Ekspor Unggulan yang digelar di Aula H. Nonon Sonthanie, Kantor Wali Kota Bekasi, Rabu (24/6).
Kegiatan yang diselenggarakan Disdagperin Kota Bekasi itu berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya.
Lebih dari 70 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kota Bekasi mengikuti pelatihan tersebut. Dalam kesempatan itu, Emil menegaskan komitmen Bea Cukai Bekasi untuk mendorong UMKM naik kelas dan berorientasi ekspor. Langkah tersebut sejalan dengan inisiatif strategis Kementerian Keuangan dalam mendukung pengembangan UMKM berdaya saing global.
“Melalui Bea Cukai, Kementerian Keuangan siap mendukung pengembangan UMKM agar mampu menembus pasar global. Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi perdagangan dan industri, serta program Klinik Ekspor yang menyediakan edukasi, peningkatan literasi, asistensi, dan kolaborasi bagi para pelaku UMKM. Melalui kegiatan belajar ekspor ini, pelaku usaha juga diharapkan dapat memanfaatkan layanan konsultasi yang disediakan Bea Cukai,” ujar Emil.
Kegiatan berlangsung dengan pemaparan materi serta diskusi interaktif. Pada akhir sesi pelaku UMKM melakukan praktik langsung bagaimana melakukan promosi kepada calon pembeli.
Diharapkan kegiatan ini memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM, antara lain meningkatkan pemahaman mengenai tata cara ekspor, memperluas wawasan tentang peluang pasar global, serta memberikan akses konsultasi dan pendampingan langsung dari Bea Cukai. (*)











