Berita Bekasi Nomor Satu

  Muhamad Rochadi Ajak Stakeholder Kawal Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Bekasi

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhamad Rochadi. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhamad Rochadi, mengajak seluruh stakeholder mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi agar berlangsung jujur, adil, dan bebas dari kecurangan.

Politikus yang akrab disapa Adi itu menilai Pilkades serentak 2026 menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan, baik dari sisi penyelenggaraan maupun kualitas kepemimpinan di tingkat desa.

“Kalau saya melihatnya, momentum Pilkades ini sebenarnya bagus salah satunya untuk perbaikan, baik perbaikan penyelenggaraan maupun perbaikan soal figur. Saya berharap semoga Pilkades ini salah satu momentum Kabupaten Bekasi berbenah, karena faktanya pembangunan itu adanya di desa,” ujar Adi, kepada Radar Bekasi.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX Kabupaten Bekasi itu berharap kontestasi Pilkades mampu melahirkan arah baru pembangunan daerah. Menurut dia, pemerintah daerah harus mampu bersinergi dan berakselerasi dengan pemerintah desa agar pembangunan berjalan lebih optimal.

Karena itu, Adi menekankan pentingnya menghadirkan kepala desa yang berkualitas, memiliki visi, serta mampu menyusun konsep pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Jujur diakui pembangunan itu di desa bukan di tempat lain, yang punya masyarakat itu di desa. Jadi Pilkades ini sangat penting, maka harus dapat kades-kades yang berkualitas,” katanya.

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bekasi itu juga meminta seluruh stakeholder ikut mengawasi jalannya Pilkades serentak agar proses demokrasi di tingkat desa berjalan bersih dan berintegritas.

Menurutnya, kualitas seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kapasitasnya, tetapi juga oleh proses pemilihannya.

“Kita tahu sendiri kemarin terkena (opini) disclaimer dari BPK. Nah, ini salah satu momentum kita harus berbenah, diawali dari tingkat desa. Kalau cara pemilihannya benar di desa, saya yakin akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang hebat. Tapi kalau prosesnya sudah salah, ia hasilnya pasti salah,” katanya. (adv/pra)