Berita Bekasi Nomor Satu

Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Unsur Pimpinan Pemkot Bekasi Absen Apel Pagi

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, memimpin apel pagi, Senin (20/7). FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Junaedi, tidak menghadiri apel pagi yang rutin digelar setiap Senin. Padahal, apel tersebut biasanya menjadi momentum penyampaian arahan sekaligus evaluasi kinerja kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, mengatakan ketidakhadiran ketiga pimpinan daerah itu karena sebelumnya menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina bersama masyarakat di Plaza Patriot Chandrabhaga, Senin (20/7) dini hari.

“Kami sampaikan, Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota, dan seluruh jajaran, Aparatur Sipil Negara, tadi malam bersama dengan masyarakat Kota Bekasi, itu menyaksikan nonton bareng Final Piala Dunia,” ujar Lintong saat memberikan sambutan di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (20/7).

Apel pagi tersebut akhirnya dipimpin Lintong yang mewakili unsur pimpinan daerah.

“Sehingga pada apel hari ini, tanpa mengurangi sesuatu lain hal, kami mewakili para pimpinan-pimpinan untuk mengambil pada pagi hari ini,” sambungnya.

Sementara itu, suasana nobar final Piala Dunia 2026 di Plaza Patriot Chandrabhaga berlangsung meriah. Ribuan warga bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bekasi memadati lokasi untuk menyaksikan laga pamungkas antara Spanyol dan Argentina.

Dalam pertandingan final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Timnas Spanyol keluar sebagai juara dunia setelah menundukkan Argentina dengan skor 1-0. Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu memastikan La Furia Roja mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Berdasarkan pantauan Radar Bekasi di lokasi apel, tidak hanya unsur pimpinan daerah yang absen. Kehadiran pejabat eselon II juga terpantau minim. Kondisi serupa terlihat pada jajaran badan usaha milik daerah (BUMD), di mana hanya beberapa pimpinan yang tampak mengikuti apel pagi tersebut.

Sementara itu, Tri menyebut pihaknya telah memberikan kelonggaran jam masuk bagi aparatur sipil negara (ASN) yang menyaksikan final Piala Dunia 2026. ASN yang mengikuti nobar diperbolehkan melakukan absensi hingga pukul 10.00 WIB.

“Ya karena kita telah memberikan edaran, bahwa hari ini buat yang nonton kita berikan kesempatan agar mereka bisa masuk lebih siang, absenya jam 10 pagi,” kata Tri seusai sampai di Pemkot. (zak)