RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang pelajar berinisial MTF (14) menjadi korban pembegalan saat perjalanan pulang usai mengikuti latihan muay thai di kawasan KONI, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (21/7) pukul 19.30 WIB. Kawanan begal pun berhasil merebut sepeda motor Honda PCX yang dikendarainya MTF.
MTF yang masih duduk di bangku kelas II SMP itu mengaku peristiwa terjadi saat dirinya melintas menuju kawasan Kayuringin Jaya seorang diri. Ketika berada di dekat SD Kayuringin Jaya XVI, korban dipepet dua pria yang mengendarai sepeda motor Honda Beat. Kedua pelaku kemudian memaksa korban menghentikan laju kendaraannya. Setelah korban berhenti, salah seorang pelaku menarik baju korban hingga memaksanya turun dari sepeda motor.
Korban mengatakan pelaku sempat menanyakan alamat rumah dan asal dirinya sebelum meminta untuk menukar kendaraan.
“Saya ditanya sama yang bawa motor rumahnya dimana, saya bilang di Jakarta Timur, lalu abis darimana jauh dari Jakarta Timur ke Bekasi, saya jawab latihan Muay Thai, abis itu dia langsung minta saya tukeran motor,” papar MTF saat dikonfirmasi, Rabu (22/7).
Permintaan tersebut langsung ditolak korban. Namun, pelaku tetap memaksa hingga situasi berubah mencekam ketika pelaku yang dibonceng mengeluarkan senjata tajam yang disebut korban menyerupai golok.
“Awalnya saya tidak pikir itu begal. Tapi waktu saya tolak tukeran motor, satu orang yang dibonceng itu mengeluarkan senjata tajam (sajam,red) golok. Lalu saya di situ takut dan kasih kunci motor dengan motor,” tegasnya.
Setelah menguasai sepeda motor beserta kuncinya, kedua pelaku melarikan diri dengan berpencar ke arah berbeda.
Korban kemudian menghubungi rekan-rekannya di tempat latihan muay thai untuk meminta bantuan mencari pelaku. Namun, upaya pencarian tidak membuahkan hasil.
“Saya ditelepon anak-anak camp tempat latihan, yang lain langsung pada nyari, tapi tidak ketemu,” jelasnya
Kasus pembegalan tersebut telah dilaporkan korban ke Polres Metro Bekasi Kota untuk ditindaklanjuti. (rez)











