Berita Bekasi Nomor Satu
DPRD  

Fraksi PKS Kota Bekasi Dukung Penambahan Dapil, Tagih Penjelasan Detail KPU

ILUSTRASI: Simpatisan dan Kader PKS berkumpul mengikuti Rapat Umum Terbuka (RUT) di Lapangan Multiguna, Bekasi Timur saat Pemilu 2024 lalu. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID,BEKASI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bekasi turut menyikapi wacana perubahan daerah pemilihan (Dapil) di Kota Bekasi. Mereka meminta KPU bisa menjelaskan secara gamblang wacana tersebut.

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi, Adhika Dirgantara mengatakan, pada prinsipnya, Fraksi PKS mendukung adanya perubahan dapil, karena menganggap komposisi lima dapil kurang ideal untuk diterapkan di Kota Bekasi.

“Kalau kita melihat lima dapil itu bukan hal yang ideal kemarin (2024, red). Jadi keterwakilan masyarakat kurang terwakili,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (13/8).

Sebenarnya kata Adhika, Kota Bekasi lebih ideal dengan komposisi enam dapil, perhitungannya satu dapil dua kecamatan. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa bertambah menjadi tujuh dapil, ketika jumlah penduduk bertambah.

“Kalau secara jumlah penduduk itu cukup besar, satu kecamatan bisa satu dapil sendiri, kita juga tidak menutup kemungkinan tujuh dapil,” katanya.

Untuk melakukan perubahan dapil, dia menilai perlu buka-bukaan data, jumlah penduduk, kemudian demografi, hingga luasan wilayah Kota Bekasi secara geografis. Pihaknya berharap KPU menjelaskan secara detail wacana tersebut.

“Kita belum bisa bicara banyak, tapi DPRD menuntut penjelasan dari KPU, rencana dia bagaimana. Karena itu menyangkut juga partisipasi masyarakat. Kemudian datanya bagaimana, kita minta penjelasan detail. Dari situ kita baru bisa memberikan pandangan, yang pasti kita minta penjelasan dari KPU,” ucapnya.

“Kita juga sudah minta kepada pimpinan (DPRD) untuk memanggil KPU mungkin melalui Komisi I. Dari situ nanti jelas rencana KPU bagaimana, apakah sudah sesuai aspirasi masyarakat, atau bagaimana,” pungkasnya. (pra)