RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar perlintasan sebidang Bulak Kapal, Bekasi Timur, menjelang pembangunan flyover yang ditargetkan dimulai tahun ini. Rekayasa diperlukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat terdampaknya akses di kawasan tersebut selama proyek berlangsung.
Rekayasa lalu lintas menjadi perhatian lantaran volume kendaraan di sekitar perlintasan sebidang Bulak Kapal tergolong padat. Antrean kendaraan yang akan menyeberangi rel kereta api kerap terjadi dari arah Jalan Pahlawan, Jalan Ir H Juanda, maupun Jalan HM Joyo Martono.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, memastikan pihaknya telah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan tersebut sejak jauh-jauh hari.
“Manajemen rekayasa lalu lintas dan Andalalinnya sudah,” katanya.
Diketahui, Pemkot Bekasi saat ini tengah menyelesaikan pembebasan seluruh lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Flyover Bulak Kapal. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ditargetkan segera melaksanakan pembangunan pada tahun ini.
Dishub Kota Bekasi menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk memastikan pergerakan kendaraan tetap berjalan lancar dan aman selama pembangunan berlangsung.
“Kita menunggu pembangunan berjalan. Saat ini kita sedang proses pembebasan lahan dan lain-lain,” ucap Zeno.
Selama pembangunan Flyover berjalan, akses terdekat kendaraan dari arah Jalan Pahlawan menuju Jalan Ir H Juanda yang bisa dilalui adalah perlintasan sebidang Ampera, atau melalui Underpass Jalan Nonon Sonthanie.
Sebelumnya Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto memastikan informasi mengenai pembangunan Flyover oleh pemerintah pusat berjalan tahun ini.
“Kemungkinan SPK nya akhir Oktober lah, secara Schedule sih oke, mudah-mudahan lancar semua,” katanya belum lama ini. (sur)











