RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Ayu Dewi akhirnya berhasil kembali ke Indonesia setelah perjalanan pulangnya dari Bangkok, Thailand, mengalami sejumlah kendala akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Presenter sekaligus komedian tersebut terpaksa mengubah rute penerbangan agar bisa segera kembali ke Tanah Air.
Sebelumnya, Ayu Dewi berada di Thailand untuk mendampingi putrinya, Aqilah, yang mengikuti sebuah kompetisi internasional. Setelah kegiatan tersebut selesai, Ayu berencana langsung kembali ke Jakarta.
Namun, perjalanan pulang yang seharusnya berlangsung lancar justru mengalami hambatan. Melalui Instagram pribadinya, Ayu menceritakan penerbangan dari Bangkok yang semula dijadwalkan berangkat sekitar pukul 08.00 waktu setempat harus ditunda.
Ayu bersama penumpang lainnya sempat diminta menunggu hingga sekitar pukul 09.45. Setelah menunggu cukup lama, penerbangan tersebut akhirnya dibatalkan.
“Harusnya pulang jam 8.00 pagi dari Bangkok ke Jakarta, disuruh tunggu sampai 9.45, lalu cancel,” tulis Ayu Dewi dalam unggahannya.
Tak ingin terlalu lama berada di Bangkok, Ayu kemudian berusaha mencari penerbangan alternatif. Ia berhasil mendapatkan tiket lain yang dijadwalkan berangkat sekitar pukul 11.10 dan diperkirakan tiba pada pukul 12.40.
Sayangnya, rencana tersebut kembali menghadapi kendala. Penerbangan menuju Jakarta tidak dapat dilakukan sebagaimana mestinya karena kondisi abu vulkanik yang memengaruhi aktivitas penerbangan.
Ayu pun memilih untuk mengubah rute. Baginya, yang terpenting adalah bisa terlebih dahulu menginjakkan kaki di Indonesia, meskipun harus tiba di kota lain sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Baca Juga: Ruben Onsu Kecewa Berat, Permintaan Sarwendah Saat Bertemu Anak Disebut Kelewat Batas
Bali akhirnya menjadi pilihan Ayu. Setelah melalui perjalanan udara, ia mengabarkan telah berhasil mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, sekitar pukul 17.55 WITA.
Perjalanan tersebut juga sempat mengalami hambatan sebelum pesawat mendarat. Ayu mengatakan pesawat yang ditumpanginya harus berputar di udara selama lebih dari 15 menit lantaran kondisi lalu lintas penerbangan di bandara cukup padat.
“Alhamdulillah, bisa sampai di Bali jam +/- 17.55 WITA, muter di atas 15 menitan karena penuh traffic runway-nya,” ungkap Ayu.
Meski sudah berhasil kembali ke wilayah Indonesia, perjalanan Ayu Dewi ternyata belum sepenuhnya berakhir. Ia masih harus memikirkan cara untuk melanjutkan perjalanan dari Bali menuju Jakarta.
Ayu mengaku sempat mencari berbagai pilihan penerbangan lanjutan. Ia mempertimbangkan sejumlah kota yang kemudian bisa menjadi titik transit sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi darat.
Beberapa kota yang masuk dalam pertimbangannya adalah Surabaya, Yogyakarta, Solo, hingga Semarang. Namun, mencari tiket penerbangan lanjutan ternyata tidak mudah karena ketersediaannya terbatas.
“Leganya sudah bisa sampai negara sendiri, cuma masih bingung pulang balik ke JKT-nya pakai apa,” kata Ayu.
Karena pilihan penerbangan cukup terbatas, Ayu kemudian mempertimbangkan perjalanan melalui jalur darat untuk bisa sampai ke Jakarta.
Baca Juga: Masker N95 Mendadak Rp180 Ribu, Nana Mirdad Bongkar Harga Asli dan Sentil Pedagang Curang
“Sekarang lagi coba jalan darat,” lanjutnya.
Di tengah situasi tersebut, Ayu Dewi juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati, menjaga kesehatan, serta mengutamakan keselamatan.
“Stay safe semuanya. Sehat dan semoga dalam lindungan Allah selalu,” tulis Ayu Dewi. (mna)











