Berita Bekasi Nomor Satu

240 Personel Amankan Laga Adhyaksa FC vs Persidak Depok di Stadion Patriot

CEK LOKASI : Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengecek kondisi Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu (16/9/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan menjelang laga Liga 2 antara Adhyaksa FC Bekasi dan Persikad Depok. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebanyak 240 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan pertandingan Liga 2 antara Adhyaksa FC Bekasi melawan Persikad Depok di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jumat (18/9) malam.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, jumlah personel disesuaikan dengan kebutuhan pengamanan dan perkiraan jumlah penonton.

Sebelumnya, polisi melakukan pengecekan Stadion Patriot pada Rabu (16/9/2026) malam. Pengecekan dilakukan untuk melihat kondisi stadion sekaligus menentukan titik yang membutuhkan penguatan pengamanan.

“Saya melihat-lihat situasi Stadion Patriot di malam hari sengaja karena memang pertandingan Liga 2 di malam hari. Saya pengen melihat situasinya sekaligus meriksa titik-titik yang mungkin nanti perlu kita perkuat pengamanannya,” kata Putu, Rabu.

Menurut Putu, jumlah personel pengamanan pada setiap pertandingan dapat berbeda, salah satunya menyesuaikan estimasi jumlah penonton berdasarkan tiket yang dicetak dan dijual panitia pelaksana.

“Sudah, sudah kita hitung. Sudah kita hitung semua. Untuk jumlah di hari Jumat dengan hari Minggu tentunya berbeda karena kita melihat juga jumlah penonton, estimasi jumlah penonton dari tiket yang dicetak maupun dijual oleh Pantel,” ujarnya.

Sebanyak 240 personel yang disiapkan terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan petugas keamanan.

Pengamanan juga memperhatikan kehadiran suporter dari kedua tim. Suporter tim tamu diperbolehkan hadir dalam kondisi tertentu dengan pembatasan jumlah.

Putu mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan kepolisian kepada kelompok suporter.

“Ya, supporter sendiri kan memang sudah memberikan masukan bagi PSSI, bagi operator liga untuk memperbolehkan. Nah ini bentuk kepercayaan dari seluruh pihak, dari PSSI, dari PT Liga, kemudian dari kepolisian selaku penanggung jawab keamanan bahwa dalam keadaan-keadaan tertentu apabila kita lihat memungkinkan maka supporter tim tamu diperbolehkan dengan nanti pembatasan di jumlah,” kata Putu.

Ia meminta seluruh suporter menjaga keamanan dan keselamatan selama pertandingan.

“Nah kepercayaan ini kita berharap pihak supporter juga meresponnya dengan positif, dengan komitmen menjaga keamanan, menjaga keselamatan. Karena itu yang utama, menjaga keselamatan,” ujarnya. (rez)