RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Persoalan di lembaga pemasyarakatan (lapas) kembali menjadi perhatian setelah mencuatnya dugaan fasilitas khusus bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menilai kasus semacam itu tidak seharusnya dipandang sebagai persoalan yang berdiri sendiri.
Menurut Mahfud, berbagai masalah di lapas telah muncul berulang kali dalam periode yang berbeda.
Karena itu, ia berpandangan penanganannya membutuhkan perhatian langsung dari Presiden.
“Saya tidak tahu ini kenapa ya. Mungkin karena masalahnya cukup diserahkan ke institusi-institusi yang juga terlibat di situ,” ujar Mahfud, dalam di kanal YouTube Mahfud MD.
“Sehingga saya katakan, hal-hal yang gini nih kan harus Presiden yang langsung instruksi langsung,” kata dia.
Mahfud mengatakan persoalan di dalam lapas bukan hanya muncul pada satu kasus atau satu periode pemerintahan.
Dugaan pelanggaran hingga pemberian fasilitas khusus kepada warga binaan, menurut dia, pernah menjadi persoalan yang muncul dalam pengelolaan pemasyarakatan.
Karena masalah tersebut terus berulang, Mahfud menilai penyelesaiannya tidak cukup hanya mengandalkan institusi yang sehari-hari bertanggung jawab mengelola lapas.
Ia mendorong adanya pengawasan dan langkah tegas agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.
“Kadang kala, mungkin saja pihak kementerian ada yang terlibat. Bahkan dulu kan pernah ada juga anak menteri dibilang terlibat perdagangan kapling makanan,” ujar Mahfud. (pjs)











