RADARBEKASI.ID,BEKASI–Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat total masih ada sekitar 196 kilometer jalan rusak yang perlu mendapat perbaikan. Jalan tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.
Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, membeberkan kerusakan jalan tersebut merupakan bagian dari total seluruh jalan di wilayahnya yang mencapai 1.077 kilometer.
“Dari total panjang jalan 1.077 kilometer, masih ada sekitar 196 kilometer yang menjadi pekerjaan rumah kita. Tahun ini kita kerjakan 32,5 kilometer, sehingga pada 2027 kita menargetkan penanganan sekitar 100 kilometer,” ujar Asep di Babelan.
Pihaknya menargetkan hingga tahun 2028 ratusan kilometer jalan rusak bisa tertangani. Guna mengejar target, secara bertahap, pihaknya akan kembali melakukan perbaikan. Pada tahun 2026 ini, lanjut Asep, ada sekitar 32,5 kilometer jalan yang sedang dan sudah dikerjakan.
“Mudah-mudahan target ini bisa tercapai, sehingga pada 2028 seluruh jalan di Kabupaten Bekasi sudah tertata dengan baik,” tambahnya.
Melihat kondisi wilayah yang luas dan beragam, Asep meminta dinas pelaksana dan para camat untuk mendata ulang jalan-jalan yang ada.
Pendataan ini dibagi berdasarkan tingkat kerusakannya. Yakni rusak berat, sedang atau ringan. Tujuannya agar perbaikannya bisa merata dan mendahulukan jalan yang paling parah dan paling dibutuhkan masyarakat.
“Saya minta dinas terkait bersama camat melihat langsung kondisi jalan di wilayah masing-masing. Mana yang rusak berat, sedang maupun ringan harus dipetakan, sehingga kita punya gambaran yang jelas untuk menentukan prioritas pembangunan,” terang Asep.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengungkap pengerjaan fisik jalan tahun ini sudah 32 persen. ”Sejumlah pekerjaan fisik sudah selesai dan sebagian lainnya tinggal menunggu hasil pengujian laboratorium,” tutur Henri.
Selain itu, khusus untuk jalan beton, mereka harus menunggu hasil tes laboratorium selama 28 hari penuh untuk memastikan kualitas betonnya benar-benar kuat sebelum pekerjaannya dianggap tuntas. (ris)











