Berita Bekasi Nomor Satu

Pj TP-PKK Apresiasi Bank Sampah CSR PT Mulia Industrindo

GUNTING PITA: Pj Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Ria Sabaria, didampingi Kepala DLH Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, dan perwakilan dari PT Mulia Industrindo, Tbk, memotong pita sebagai simbolis peresmian bank sampah, di Taman Baca Masyarakat Bintang Raharja, Perumahan Puri Mutiara Indah, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kamis (6/7). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Bekasi, Ria Sabaria Dani Ramdan, meresmikan bank sampah yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Mulia Industrindo, Tbk dengan Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Bekasi.

Peresmian dilakukan di Taman Bacaan Masyarakat Bintang Raharja, Perumahan Puri Mutiara Indah, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (6/7).

Dalam kesempatan tersebut, Ria menyampaikan apresiasi untuk program CSR dari perusahaan Mulia Keramik Industri, karena telah peduli terhadap lingkungan di Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah, PT Mulia Keramik ini sudah mengimplementasikan program sosial dari program CSR, yang peduli terhadap lingkungan,” ucapnya.

Ria berharap, bank sampah ini tidak hanya menjadi tempat pengumpulan sampah, tetapi dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat, dalam upaya mengatasi permasalahan sampah yang semakin kompleks di Kabupaten Bekasi.

“Mudah-mudahan, dari bank sampah ini masyarakat bisa mendapatkan manfaat secara ekologis, sosial dan secara ekonomis,” harap Ria.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa setempat, yang sudah merealisasikan program untuk berkontribusi dalam penanganan lingkungan hidup. Karena peresmian bank sampah ini, juga bentuk upaya dalam mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Bekasi

“Mudah-mudahan di desa lain juga akan membentuk bank sampah, agar permasalahan sampah di Kabupaten Bekasi saat ini bisa teratasi,” imbuh Ria.

Sementara itu, Community Development Mulia Industry Group, Ferdyta Ratnani menjelaskan, melalui program CSR, limbah botol kaca dihargai Rp 1.600 ribu per kilogramnya. Jenis limbah botol plastik yang dapat diterima itu berupa botol bening, coklat dan hijau.

“Sampai dengan periode bulan Juli ini, sudah dua kali pengiriman, totalnya 5,5 ton. Program CSR ini memberikan harga minimum Rp 1.600 per kilogram,” kata Ferdyta. (ris)