Berita Bekasi Nomor Satu

Dewan Adelia Soroti Nasib Kader Posyandu

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Di tengah perayaan Hari Kartini, sorotan tajam Komisi IV DPRD Kota Bekasi mengarah ke nasib kader Posyandu yang bekerja nyaris tanpa dukungan memadai.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia, menyebut minimnya perhatian pemerintah, mulai dari insentif, pelatihan hingga penghargaan, telah berdampak pada seretnya regenerasi kader di lapangan.

“Banyak perempuan hebat bekerja nyata sebagai kader Posyandu, tapi sering luput dari perhatian. Kalau ini dibiarkan, regenerasi akan makin sulit,” tegasnya kepada Radar Bekasi, Selasa (22/4).

Menurutnya, peran kader tak tergantikan dalam layanan kesehatan dasar, mulai dari pemantauan ibu dan anak, pencegahan stunting, hingga edukasi keluarga. Namun, beban kerja itu tak sebanding dengan dukungan yang diterima.

Adelia juga menyoroti rendahnya minat generasi muda, khususnya perempuan, untuk terjun menjadi kader. Kondisi ini dinilai tak lepas dari minimnya apresiasi dan jaminan kesejahteraan.

“Kalau ingin kualitas kesehatan warga terjaga dan status kota ramah anak dipertahankan, kader Posyandu harus diperkuat,” ujarnya.

Ia mendesak Pemkot Bekasi segera menghadirkan kebijakan konkret, mulai dari peningkatan insentif, pelatihan berkelanjutan, hingga ruang pengembangan bagi kader baru.

“Semangat Kartini bukan sekadar seremoni, tapi keberpihakan pada perempuan yang bekerja nyata di masyarakat,” tandasnya.(sur)