Berita Bekasi Nomor Satu

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Indonesia Ciptakan AI Olahraga

Vicko Valentino Ciptakan Inovasi SMART-MOTION, sebuah teknologi berbasis AI motion capture yang dirancang untuk membantu guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam mengevaluasi teknik gerakan siswa secara lebih terukur.

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) kini mulai merambah dunia pendidikan jasmani. Seorang mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Muhammadiyah Indonesia (Unisma Bekasi), Vicko Valentino, berhasil mengembangkan sistem yang mampu menganalisis sekaligus menilai gerakan olahraga siswa secara objektif dan real-time hanya dengan menggunakan smartphone.

Inovasi tersebut diberi nama SMART-MOTION, sebuah teknologi berbasis AI motion capture yang dirancang untuk membantu guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam mengevaluasi teknik gerakan siswa secara lebih terukur. Sistem ini bekerja dengan pendekatan biomekanika, seperti mengukur sudut sendi hingga pola gerakan tubuh.

“Inovasi saya bernama SMART-MOTION, yaitu teknologi berbasis AI motion capture yang digunakan untuk menganalisis gerakan olahraga. Fokusnya di bidang biomekanika, jadi sistem ini bisa membantu melihat apakah teknik gerakan yang kita lakukan sudah benar atau belum,” ujar Vicko.

Keunggulan SMART-MOTION terletak pada kemudahannya dalam penggunaan. Teknologi ini memanfaatkan computer vision tanpa memerlukan sensor tambahan, sehingga cukup menggunakan kamera smartphone. Dengan demikian, guru maupun siswa dapat mengaksesnya dengan lebih praktis di lingkungan sekolah.

Vicko menjelaskan, inovasi ini ditujukan untuk membantu siswa, khususnya di tingkat sekolah dasar, agar dapat mempelajari teknik olahraga secara lebih tepat, efektif, dan aman. Menurutnya, kesalahan gerakan yang tidak terdeteksi sejak dini berpotensi meningkatkan risiko cedera pada siswa.

Baca Juga: Dana Rp100 Juta RW Bekasi Keren 2026 Sudah Bisa Dicairkan, Pengajuan Masih Nol

“Melalui SMART-MOTION, siswa bisa langsung melihat dan memperbaiki gerakan mereka secara mandiri. Ini membuat proses belajar jadi lebih interaktif dan menyenangkan,” tambahnya.

Berkat inovasi tersebut, Vicko berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat universitas tahun 2026. Prestasi ini menjadi pencapaian yang tidak mudah, mengingat ia telah mengikuti kompetisi serupa sebanyak tiga kali.

“Rasanya tentu senang banget dan juga bangga, apalagi ini sudah ketiga kalinya saya ikut Pilmapres. Perjalanannya nggak selalu mulus, tapi ketika akhirnya meraih juara 1, rasanya sangat bersyukur karena semua usaha terbayar,” ungkapnya.

Ke depan, SMART-MOTION diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran olahraga berbasis teknologi di sekolah-sekolah Indonesia. Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, teknologi ini juga membuka peluang integrasi AI dalam dunia pendidikan yang lebih luas.(Mif)