Sejumlah warga mengikuti salat gaib untuk 16 orang korban meninggal dalam tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kamis (30/4). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah warga mengikuti salat gaib dan doa bersama untuk 16 orang korban meninggal dalam tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kamis (30/4).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe. Selain doa bersama, acara juga diisi dengan prosesi tabur bunga sebagai simbol penghormatan dan ungkapan empati atas tragedi tersebut. (rez)
Sejumlah warga mengikuti doa bersama untuk 16 orang korban meninggal dalam tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kamis (30/4). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
Sejumlah warga mengikuti doa bersama untuk 16 orang korban meninggal dalam tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kamis (30/4). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
Sejumlah warga mengikuti doa bersama untuk 16 orang korban meninggal dalam tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kamis (30/4). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASISejumlah warga mengikuti doa bersama untuk 16 orang korban meninggal dalam tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kamis (30/4). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI