RADARBEKASI.ID, BEKASI – Perumahan Puri Cendana, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, kian bersolek. Perbaikan jalan rusak di lingkungan tersebut terus dilakukan secara bertahap.
Setelah sebelumnya melaksanakan pengecoran jalan tahap pertama dari sumbangan sukarela warga, kini kegiatan serupa kembali dilakukan. Muda-Mudi Puri Cendana berhasil menghimpun dana swadaya sebesar Rp330.953.000 selama tiga bulan untuk pengecoran tahap kedua.
Di sisi lain, pemerintah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,2 miliar untuk mendukung perbaikan jalan di kawasan tersebut.
Perwakilan Muda-Mudi Puri Cendana, Dicky Efri (30), mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme warga dalam mendukung pembangunan infrastruktur lingkungan.
“Alhamdulillah, kami Muda-Mudi Puri Cendana bersama warga kembali melakukan pengecoran jalan tahap dua. Antusias warga membuat kita semakin semangat terbukti dari jumlah uang yang terkumpul hampir dua kali lebih banyak dari pengecoran tahap sebelumnya,” ujar Dicky, Minggu (3/5).
Pada aksi sebelumnya, Muda-Mudi Puri Cendana berhasil mengumpulkan Rp189.296.500. Dana itu digunakan untuk pengecoran jalan tahap pertama pada Jumat (21/11) malam.
Dicky berharap momentum positif ini tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun mentalitas kebersamaan warga. Ia mengajak masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan secara gotong royong.
“Semoga semangat gotong-royong warga ini terus berlanjut dan dapat membangun kesadaran serta kepedulian warga terhadap lingkungan di Puri Cendana tercinta ini,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif swadaya masyarakat tersebut. Menurutnya, gerakan warga dapat menjadi pendorong percepatan proses penganggaran pemerintah.
“Kalau memang itu swadaya masyarakat, saya ucapkan terima kasih. Sebenarnya kalau diajukan nanti pasti bisa, tapi namanya APBD butuh waktu,” ujar Asep.
Untuk mendukung keberlanjutan perbaikan jalan, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah merencanakan peningkatan jalan utama di bagian depan perumahan. Anggaran sekitar Rp3,2 miliar dari APBD 2026 akan dialokasikan untuk perbaikan dengan volume pekerjaan mencapai 4.500 meter persegi.
Langkah ini dilakukan agar perbaikan jalan yang telah dikerjakan warga di bagian dalam tidak sia-sia atau terdampak proyek baru.
“Nanti bagian depan dari APBD, insya allah tidak akan tertimpa. Ya, nanti kita kawal,” pungkasnya. (ris)











