Berita Bekasi Nomor Satu

Sekda Kabupaten Bekasi: Khatam Qur’an Fondasi Generasi Kuat

SAMBUTAN: Sekda Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, memberikan sambutan saat kegiatan Khotmil Qur’an Forum Komunikasi Rumah Tahfizh Kabupaten Bekasi 1447 Hijriah yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Minggu (3/5). FOTO: DOKPIM PEMKAB BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat berkarakter melalui penguatan nilai-nilai keagamaan. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Khotmil Qur’an Forum Komunikasi Rumah Tahfizh Kabupaten Bekasi 1447 Hijriah yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Minggu (3/5).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan bahwa capaian khatam Al-Qur’an bukan sekadar keberhasilan dalam menghafal, melainkan juga mencerminkan ketahanan diri, kesabaran, dan komitmen dalam menjalani proses panjang pembelajaran.

“Khatam Al-Qur’an hari ini bukan hanya tentang hafalan, tetapi tentang ketahanan diri dan kesetiaan pada proses. Ini adalah fondasi penting dalam membentuk karakter generasi yang kuat,” tegasnya.

HADIR: Sekda Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menghadiri kegiatan Khotmil Qur’an Forum Komunikasi Rumah Tahfizh Kabupaten Bekasi 1447 Hijriah yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Minggu (3/5). FOTO: DOKPIM PEMKAB BEKASI

Ia menjelaskan, di tengah era modern yang serba cepat dan penuh distraksi, Al-Qur’an memiliki peran strategis sebagai pedoman hidup yang menjaga arah dan nilai dalam kehidupan masyarakat.

“Di zaman yang penuh kemudahan sekaligus tantangan, Al-Qur’an menjadi penunjuk arah. Ia bukan sekadar bacaan, tetapi panduan agar kita tetap berada di jalur yang benar,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya menekankan bahwa keberadaan rumah tahfizh memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya sebagai tempat belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga sebagai ruang pembentukan pola pikir, sikap, dan karakter generasi muda.

FOTO BERSAMA: Sejumlah anak foto bersama saat kegiatan Khotmil Qur’an Forum Komunikasi Rumah Tahfizh Kabupaten Bekasi 1447 Hijriah yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Minggu (3/5). FOTO: DOKPIM PEMKAB BEKASI

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik seperti infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter masyarakat yang kuat.

“Kita terus membangun infrastruktur dan meningkatkan layanan publik, tetapi semua itu harus ditopang oleh nilai dan karakter. Tanpa itu, kemajuan akan mudah kehilangan arah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi peran Forum Komunikasi Rumah Tahfizh Kabupaten Bekasi yang dinilai mampu menjadi penghubung dan penguat antar lembaga tahfizh di daerah.

Capaian khatam ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar untuk terus menjaga interaksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengapresiasi Forum Komunikasi Rumah Tahfizh yang telah menjadi penguat jejaring. Ini penting agar gerakan ini tumbuh bersama, tidak berjalan sendiri, dan memiliki arah yang berkelanjutan,” tambahnya.

Menutup sambutannya, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak luas, tidak hanya bagi para peserta, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Bekasi secara keseluruhan.

“Perubahan besar tidak selalu datang dari langkah besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang terus dijaga. Semoga apa yang dimulai hari ini terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.(and/*)