Berita Bekasi Nomor Satu

Sampah hingga Jembatan Rusak, Aspirasi Warga Membludak di “Camat Gebug Kampung” di Harapan Mulya

PROGRAM: Camat Medansatria, Budi Rahman, saat memimpin pelaksanaan Program “Camat Gebug Kampung” yang digelar di RW 02 Kelurahan Harapan Mulya, Rabu (29/4). FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Program “Camat Gebug Kampung” kembali digelar di RW 02 Kelurahan Harapan Mulya, tengah pekan lalu(29/4). Forum ini menjadi “meja panas” bagi tumpukan persoalan warga. Sejumlah persoalan mulai dari sampah, polder resapan, kebutuhan sekolah, hingga jembatan yang mendesak diperbaiki, dibahas.

Camat Medansatria, Budi Rahman, turun langsung bersama para lurah dan UPTD, membuka dialog terbuka dengan pengurus RT/RW dan warga. Aspirasi mengalir deras, menandakan masalah di lapangan tak bisa lagi ditunda.

“Kita bangun dialog untuk menyerap langsung aspirasi warga agar penyelesaian masalah bisa dipercepat,” ujar Budi.

Sedikitnya lima isu krusial mencuat dalam forum tersebut. Persoalan sampah dan infrastruktur mendominasi, disusul kebutuhan fasilitas pendidikan serta sistem resapan air yang dinilai belum optimal.

Budi memastikan seluruh masukan dicatat dan ditindaklanjuti. Sejumlah persoalan akan diteruskan ke dinas terkait, sementara sisanya dicarikan solusi di tingkat kecamatan.

“Semua kita catat. Ada yang langsung kita tangani, ada juga yang kita dorong ke dinas terkait,” tegasnya.

Ia mengakui, menyelesaikan persoalan wilayah bukan pekerjaan instan. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar solusi benar-benar terealisasi, bukan sekadar janji.

“Tidak mudah, tapi ini harus dikerjakan bersama. Program ini akan terus kita lakukan agar masalah warga tidak mengendap,” tandasnya. (pay)