RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Bekasi diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu memberikan pendidikan mental bagi para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut.
Selain memperkuat pembinaan olahraga pelajar, Popda menjadi sarana mencetak atlet yang mampu bersaing hingga tingkat regional dan nasional. Disiplin serta sportivitas dinilai menjadi bekal penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.
Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat pembinaan olahraga pelajar. Pada pelaksanaan Popda 2026, sebanyak 13 cabang olahraga akan dipertandingkan dengan konsep yang lebih kompetitif dan inklusif.
“Harus memberikan edukasi mental bagi pelajar atau atlet yang mengikuti. Begitu juga para pendukung para atlet dari masing masing sekolah disetiap wilayah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengatakan Popda menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga pelajar yang berkelanjutan.
“Popda penting dalam membangun ekosistem olahraga pelajar yang berkelanjutan,” ucapnya.
Menurutnya, Popda merupakan bagian dari pembinaan atlet usia dini untuk menyiapkan generasi atlet daerah menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi.
Pada 2026, jumlah peserta Popda meningkat dibanding tahun sebelumnya. Seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.
Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi atletik, bola basket, renang, voli indoor, bulu tangkis, pencak silat, sepak bola, judo, karate, sepak takraw, squash, kempo, dan panahan. (and)











