RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi merombak struktur kepengurusan di tingkat kecamatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus regenerasi kader menjelang Pemilu 2029.
Perombakan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tersebut dilakukan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI DPC PAN se-Kota Bekasi yang digelar pada Minggu (5/7).
Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, mengatakan dari 12 DPC yang terbentuk, hanya dua ketua formatur yang berasal dari kepengurusan sebelumnya, yakni DPC PAN Medansatria dan DPC PAN Bekasi Utara. Sementara 10 DPC lainnya dipimpin wajah baru.
“Dari 12 kecamatan hanya ada dua wajah lama, dari DPC PAN Medansatria dan DPC PAN Bekasi Utara. Sementara 10 kecamatan adalah wajah baru semua. Jadi komposisinya 80 persen wajah-wajah baru, 20 persen wajah lama,” ujar Muin, kepada Radar Bekasi usai Muscab.
Menurut Muin, penyegaran kepengurusan dengan melibatkan lebih banyak kader muda merupakan bagian dari strategi partai dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.
“Dari sekarang kita merangkul juga kepengurusan yang wajah-wajah baru, ini kita tandai dengan Ketua DPD yang masih muda, artinya ini sudah ada perubahan langkah kedepannya, bagaimana mengantisipasi pemilu untuk 2029,” jelasnya.
Muin menjelaskan, pelaksanaan Muscab merupakan mandat dari DPW PAN yang pelaksanaannya diserahkan kepada DPD PAN Kota Bekasi. Penetapan ketua formatur atau calon ketua DPC telah melalui tahapan pendaftaran selama dua pekan, kemudian dilanjutkan dengan proses seleksi hingga terpilih 12 ketua formatur.
“Yang baru diamanatkan itu baru ketua formatur sekaligus calon ketua DPC, untuk anggota nanti hak dari pada ketua formatur untuk memilih sekretaris, bendahara, dan pengurus yang lainnya. Karena dia mempunyai hak prerogatif untuk memilih kepengurusan lima tahun kedepan. Setelah ini akan dilaksanakan untuk Musyawarah Ranting (Musran) di tingkat kelurahan,” katanya. (pra)









