RADARBEKASI.ID, BEKASI – Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bekasi mencatat adanya penurunan jumlah pengunjung mal atau pusat perbelanjaan 20 hingga 25 persen akibat dampak ekonomi saat ini.
Ketua APPBI Bekasi, Djaelani menyampaikan bahwa dinamika ekonomi akhir-akhir ini secara umum berdampak pada penurunan jumlah pengunjung dan aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan.
Hal ini menurutnya terjadi lantaran masyarakat cenderung menahan diri untuk berbelanja, dan lebih mengutamakan berbelanja kebutuhan sehari-hari. “Memang masih menahan belanja sekarang ini. Kalau secara umum (pengunjung) di mal-mal itu turun sekitar 20 sampai 25 persen,” ungkap Ketua Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bekasi, Djaelani, Rabu (3/6).
Sementara, libur nasional pada bulan Mei kemarin dinilai tidak signifikan mendongkrak jumlah kunjungan dan aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan.
Setidaknya ada tiga kali momen hari libur nasional pada bulan Mei kemarin yang berdekatan dengan waktu akhir pekan. Pertama libur hari buruh yang jatuh pada hari Jumat 1 Mei 2026, kedua Kenaikan Isa Almasih pada 14-15 Mei, dan ketiga libur Idul Adha 27-28 Mei.
“Kalau libur panjang itu tentunya orang ada yang ke luar kota, ada yang ke mal. Kalau ke mal memang ada peningkatan tapi tidak signifikan,” ujarnya.
Kenaikan jumlah pengunjung nyaris hanya terlihat pada momen libur panjang akhir pekan, khususnya pada hari Sabtu dan Minggu. Sementara kenaikan pengunjung pada momen libur hari-hari lain tidak begitu terasa. “Kenaikan itu dua hari Sabtu dan Minggu 15 sampai 20 persen rata-rata,’ ucapnya.(sur)











