Berita Bekasi Nomor Satu

Vega Darwanti Kenang Detik-Detik Terakhir Sang Ibunda, Akui Terbangun karena Merasa Dicium Sebelum Sang Mama Berpulang

Potret Vega Darwanti. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Presenter dan komedian Vega Darwanti membagikan kisah mengharukan tentang momen-momen terakhir bersama sang ibunda, RA Dian Arunda Dewanthy, yang meninggal dunia pada Senin dini hari. Kepergian ibundanya meninggalkan duka mendalam bagi Vega dan seluruh keluarga setelah beberapa bulan berjuang melawan komplikasi penyakit hipertensi dan diabetes.

Vega mengungkapkan, beberapa jam sebelum sang ibu mengembuskan napas terakhir, ia masih sempat merawat dan menyuapi makanan yang diraciknya sendiri. Saat itu, kondisi ibundanya masih berada di sampingnya.

Namun sekitar pukul 01.30 dini hari, Vega tiba-tiba terbangun dari tidurnya karena merasakan seperti ada seseorang yang mencium dirinya dengan sangat kuat.

Ketika menoleh ke arah tempat tidur sang ibu, ia mendapati ibundanya telah berpulang dengan tenang. Menurut Vega, sang ibu mengembuskan napas terakhir dalam kondisi yang sangat damai, layaknya seseorang yang sedang tertidur lelap.

“Semalam itu sekitar pukul 7 malam aku masih sempat kasih makan Mama, aku racik sendiri. Terus jam setengah 2 pagi, aku kan tidur di samping Mama. Aku kebangun karena merasa ada yang cium aku kencelang banget,” tutur Vega Darwanti di bilangan Jakarta Timur, dikutip dari JawaPos pada Selasa (14/7).

“Pas aku lihat ke kasur Mama, ternyata Mama sudah nggak ada. Mama meninggalnya tenang banget kayak orang tidur,” lanjutnya.

Selama beberapa bulan terakhir, kondisi kesehatan RA Dian Arunda Dewanthy memang terus menurun akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Vega menjelaskan bahwa sang ibu telah lama mengidap hipertensi, kemudian belakangan diketahui juga menderita diabetes yang memicu komplikasi hingga menyerang sistem saraf.

Meski menghadapi kondisi tersebut, Vega bersama saudara-saudaranya memilih untuk merawat sang ibu sendiri tanpa bantuan perawat profesional.

Baca Juga: Ruben Onsu Kecewa Berat dengan Jordi, Singgung Soal Sifat Sombong: Saya Cuma Bilang…

Keputusan itu diambil sebagai bentuk bakti terakhir kepada perempuan yang telah membesarkan mereka dengan penuh kasih sayang. Vega mengenang bagaimana sang ibu sejak dahulu selalu mengurus anak-anaknya sendiri tanpa pernah menggunakan jasa pengasuh.

“Mama itu masya Allah banget. Dari kami kecil Mama urus anak sendiri, nggak pernah pakai jasa babysitter. Pas Mama sakit, kami anak-anaknya nggak mau panggil perawat,” tuturnya.

Karena itulah, ia dan saudara-saudaranya merasa sudah sepatutnya membalas pengorbanan tersebut dengan memberikan perawatan secara langsung. Seluruh kebutuhan sang ibu, mulai dari memandikan, menyuapi makan, hingga membersihkan tubuhnya setiap hari, dilakukan sendiri oleh anak-anaknya.

Suasana duka di rumah duka kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, turut dihadiri sejumlah rekan artis yang datang memberikan penghormatan terakhir. Beberapa di antaranya adalah Eko Patrio, Irfan Hakim, Ruben Onsu, Fitri Tropica, Della Puspita, Anwar BAB, serta sejumlah sahabat lainnya yang ikut memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Di tengah rasa kehilangan yang begitu besar, Vega mengaku bersyukur karena sang ibunda berpulang dalam keadaan yang menenangkan.

Baca Juga: Thariq Halilintar Tak Kuasa Bahagia, Baby Arash Berhasil Jalan untuk Pertama Kalinya

Ia mengatakan banyak pelayat yang memuji wajah ibundanya tampak bersih, cerah, dan teduh saat disemayamkan. Bagi Vega, pemandangan tersebut menjadi penghiburan tersendiri.

Ia pun berharap sang ibu mendapatkan husnul khatimah, terlebih karena berpulang pada hari Senin, yang menurutnya menjadi pertanda baik bagi perjalanan terakhir sang ibunda. (mna)