RADARBEKASI.ID, BEKASI – Aspirasi terkait pembangunan infrastruktur masih mendominasi usulan warga dalam kegiatan Reses II Tahun Anggaran 2026 yang digelar Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim (ARH), di Kampung Bulak Macan, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara.
Reses berlangsung di dua titik, yakni RT 07 dan RT 05 RW 03. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan sarana dan prasarana lingkungan yang dinilai masih belum terpenuhi.
Sejumlah usulan yang disampaikan meliputi penurapan kali, pengaspalan dan pengecoran jalan lingkungan, pemasangan saluran u-ditch, perbaikan drainase, pemasangan kamera pengawas (CCTV), hingga perbaikan gapura lingkungan.
Menurut ARH, meski sebagian aspirasi masyarakat telah direalisasikan, masih banyak titik yang membutuhkan penanganan.
”Penyampaian aspirasi masyarakat pada reses kedua ini dominan di infrastruktur ya, dan memang kondisi di kampung ini masih kurang maksimal walaupun sudah banyak aspirasi yang terealisasi di lingkungan,” kata Arif Rahman usai kegiatan.
ARH menjelaskan, beberapa kebutuhan warga telah direalisasikan di antaranya pembangunan saluran u-ditch, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), hingga pekerjaan pengecoran dan pengaspalan jalan lingkungan.
”Tapi memang karena area kampung ini cukup besar jadi masih ada beberapa titik yang belum terealisasi, tapi tahun ini kita usahakan ada kegiatan agar terealisasi,” jelas ARH.
Tak hanya persoalan infrastruktur, politisi PDI Perjuangan ini juga mengungkapkan adanya aspirasi dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat yang mengusulkan pengadaan satu unit mobil ambulans untuk menunjang kebutuhan pelayanan masyarakat di Kampung Bulak Macan.
”Juga ada pengajuan mobil ambulans yang diajukan pengurus DKM disini, dan itu memang belum terealisasi karena baru tahun kemarin diajukan. Insyaallah akan kita kawal untuk tahun selanjutnya bisa terealisasi,” ujarnya.
Lebih jauh, Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi itu menegaskan bakal terus mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, untuk dapat direalisasikan melalui program pembangunan daerah sesuai skala prioritas. (adv/zak)











