Berita Bekasi Nomor Satu

Jelang Pemeriksaan Tingkat Kota, Kadishub Bekasi Minta Lima Oknum Buka-bukaan Soal Aliran Dana Pungli

Kadishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menegaskan pemeriksaan kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan lima oknum aparatur Dishub di Pos Poncol memasuki tahap pemeriksaan disiplin kepegawaian tingkat Kota pada Kamis (13/8/2026).

Pemeriksaan gabungan tersebut melibatkan BKPSDM, Inspektorat Kota Bekasi, dan Dishub Kota Bekasi. Zeno berharap pemeriksaan dapat mengungkap secara terang dugaan aliran dana pungli yang disebut-sebut mengarah ke aparatur lain hingga tingkat pimpinan.

“Kami berharap pemeriksaan di tingkat kota ini bisa membuka semuanya secara terang-benderang. Jika lima oknum tersebut menyatakan ada aliran dana ke aparatur lain atau ke atas, silakan dibuka. Kami punya kepentingan besar agar hal ini terungkap transparan,” Tegas Zeno saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan, pasca kasus tersebut mencuat, Dishub Kota Bekasi juga melakukan sejumlah langkah preventif dan perombakan internal untuk mencegah praktik serupa. Salah satunya dengan mengubah susunan tim kerja dari total 1.146 aparatur Dishub Kota Bekasi.

BACA JUGA: Sidang Disiplin Lima Oknum Dishub Kota Bekasi Terduga Pungli Digelar Pekan Depan

“Dan saya sampaikan pada teman-teman pagi ini, beberapa langkah taktis sudah kita lakukan. Pertama, merubah tim kerja. Jadi SP-SP teman-teman itu kita rubah. Harapannya mungkin katakanlah memotong komunikasi-komunikasi yang tidak baik di antara tim kerja tersebut,” kata Zeno.

Lebih lanjut atas insiden yang mencederai nama Dishub Kota Bekasi tersebut, Zeno secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh unusur lapisan masyarakat dan jajaran pimpinan tertinggi.

“Saya selaku Kepala Dinas memohon maaf kepada masyarakat dan pimpinan atas kejadian yang sangat mengecewakan ini. Ini menjadi pengingat besar bagi kami untuk bekerja lebih disiplin, profesional, dan berintegritas ke depan,” tegasnya. (zak)