Berita Bekasi Nomor Satu

KDM Poles Jalan Narogong Kota Bekasi

RAWAN KECELAKAAN : Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Raya Narogong, Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (7/9). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kondisi Jalan Raya Narogong, Kota Bekasi, yang kerap terjadi kecelakaan mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut memiliki sejumlah persoalan, mulai dari kondisi permukaan jalan yang dinilai kurang baik hingga minimnya penerangan.

Dedi Mulyadi yang biasa disapa KDM memastikan perbaikan Jalan Raya Narogong saat ini sudah mulai dilakukan.

“Narogong itu jalan provinsi dan sekarang sudah mulai dilakukan perbaikan. Sudah ada perbaikan,” katanya

Meski demikian, Dedi menyebut pembenahan akan dilakukan secara menyeluruh apabila masih ditemukan persoalan di sepanjang ruas Jalan Raya Narogong.

“Kalau masih ada persoalan di sana, segera akan kita benahi secara total,” ujarnya.

Dedi menambahkan, kebutuhan anggaran untuk perbaikan yang belum teralokasikan akan diupayakan melalui perubahan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kalau nanti ada pembiayaan yang belum teralokasikan, akan kita masukkan dalam perubahan anggaran,” katanya.

Sementara itu, ruas Jalan Raya Narogong juga tercatat menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Sepanjang Juni hingga Juli 2026, tercatat 16 kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas tersebut.

Kanit Penegakan Hukum Laka Lantas Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali mengatakan, dari jumlah tersebut, 14 orang mengalami luka-luka, enam orang mengalami luka berat, dan satu orang meninggal dunia.

“Terjadi 16 laka lantas pada Juni dan Juli. Diantaranya sebanyak 14 mengalami luka-luka, luka berat enam orang dan meninggal dunia 1 orang,” pungkasnya (rez)