RADARBEKASI.ID, BEKASI – Warga Kelurahan Pejuang tak lagi harus selalu datang ke kantor kelurahan untuk menyampaikan persoalan. Melalui Petugas Pantau dan Monitoring (Pamor), aparatur kelurahan turun langsung ke lingkungan warga untuk memantau masalah sekaligus mencari solusi.
Lurah Pejuang Suhendra mengatakan Pamor menjadi salah satu cara memperpendek jarak pelayanan pemerintah dengan masyarakat. Petugas tidak hanya menangani administrasi, tetapi juga mendatangi warga untuk mendengar keluhan dan aspirasi.
“Melalui Pamor, kami terus berkomitmen melayani warga dengan cara jemput bola dan melakukan monitoring ke lingkungan,” kata Suhendra.
Menurut dia, pola pelayanan tersebut mencakup berbagai kebutuhan warga, mulai dari administrasi kependudukan hingga penanganan persoalan yang ditemukan langsung di lingkungan.
Petugas, lanjut Suhendra, juga melakukan pendekatan door to door untuk mencatat persoalan warga, menampung aspirasi, serta mencari solusi bersama.
“Pelayanan bukan hanya menunggu masyarakat datang. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, mendengar aspirasi dan keluhan, kemudian mencatat permasalahannya untuk dicarikan solusi,” ujarnya.
Suhendra menegaskan kedekatan aparatur dengan warga menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang cepat dan responsif. Karena itu, Pamor diarahkan agar tidak berhenti pada kegiatan monitoring, tetapi mampu memastikan persoalan warga mendapat tindak lanjut.
“Dekat dengan warga, cepat dan responsif, ramah dan humanis, profesional dan terpercaya. Harapannya pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya. (pay)











