Berita Bekasi Nomor Satu
Bisnis  

Telkom Indonesia melalui Indibiz Bekali Pelaku UMKM dengan Pelatihan Strategi Pemasaran Digital 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Indibiz bersama Dinas Koperasi UMKM Kota Bandung menggelar pelatihan bertajuk “Strategi Pemasaran Digital UMKM: Naik Kelas di Era Digital” pada Kamis, 8 Oktober 2026, di UMKM Center, Cihampelas, Bandung.

Kegiatan ini bertujuan membekali pelaku UMKM dengan strategi pemasaran digital agar dapat memanfaatkan media sosial dan marketplace secara lebih terarah untuk mempromosikan produk serta mengembangkan usaha.

Manager Sales Service & General Support Witel Bandung, Riesya Rachamasarie, menjelaskan bahwa dukungan kepada pelaku usaha tidak hanya berupa penyediaan produk, tetapi juga bantuan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan bisnis.

“Kami ingin juga dilihat selain kami memberikan produk, kami juga memberikan support atau bantuan yang mungkin dibutuhkan oleh Bapak/Ibu semua untuk kemajuan usahanya,” jelasnya.

Pentingnya strategi dalam pemasaran digital juga sejalan dengan pandangan Rifaldi Dwiputra, Pengembang Kewirausahaan Ahli Pertama dari Dinas Koperasi UMKM Kota Bandung. Ia menekankan bahwa pemasaran melalui media sosial dan marketplace membutuhkan perencanaan yang tepat, bukan sekadar membuat akun dan mengunggah foto produk.

“Optimasi penjualan melalui sosial media dan marketplace, tidak hanya sebatas membuat akun dan juga menampilkam foto produk. Ada strategi-strategi yang harus kita lakukan agar penjualan kita dapat berhasil, salah satunya melalui pembuatan konten,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Digital Marketing Indibiz, Gilang Pramudita Meradjiantara,  menyampaikan bahwa hubungan Indibiz dengan pelaku usaha diharapkan tidak berhenti pada pemanfaatan produk, tetapi juga membuka ruang dukungan yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan bisnis. Dengan demikian, kehadiran Indibiz diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

“Kami ingin dilihat selain memberikan produk, namun juga memberikan support atau bantuan yang mungkin dibutuhkan para pelaku usaha untuk kemajuan usahanya,” jelasnya.

Dalam pelatihan ini, Rizky Arie Prima dari Digital Marketing Indibiz membekali peserta dengan pemahaman mengenai strategi pemasaran digital, mulai dari mengenali target pasar, memahami kebiasaan audiens di media sosial, hingga menyusun konten sesuai karakteristik calon pelanggan.

Peserta juga diperkenalkan pada lima pilar konten, yaitu edukasi, pengalaman produk, kepercayaan pelanggan, cerita usaha, serta promosi dan informasi. Variasi konten tersebut dapat dimanfaatkan agar media sosial tidak hanya menjadi tempat menawarkan produk, tetapi juga sarana membangun kepercayaan dan interaksi dengan audiens.

Setelah membahas perencanaan konten, materi dilanjutkan dengan teknik produksi konten yang menarik. Peserta mempelajari struktur video pendek berdurasi sekitar 15–30 detik, mulai dari hook untuk menarik perhatian, pengantar, isi pesan, hingga call to action (CTA).

Pemateri juga menjelaskan teknik pengambilan gambar melalui variasi sudut dan jarak kamera, penulisan caption yang ringkas, penggunaan hashtag yang sesuai, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu pembuatan konten. Selain aspek teknis, peserta diingatkan untuk menjaga konsistensi topik dan memilih tren yang sesuai dengan karakter usaha.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilengkapi sesi tanya jawab dan praktik langsung. Peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar materi yang disampaikan, dengan merchandise diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang aktif bertanya.

Dalam sesi praktik, beberapa peserta maju ke depan untuk mencoba pengambilan gambar produk menggunakan sampel yang disediakan. Dengan arahan pemateri, peserta berlatih menggunakan berbagai sudut kamera untuk menampilkan produk secara lebih menarik.

Dalam penyampaian materi, Rizky juga mendorong peserta untuk mulai membuat konten dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia. Kreativitas dan kemauan untuk mencoba menjadi bagian penting dalam menghasilkan konten promosi yang menarik tanpa harus menunggu memiliki perangkat yang mahal.

Selain membekali peserta dengan keterampilan pemasaran digital, kegiatan ini juga memperkenalkan dukungan Indibiz bagi pengembangan usaha. Salah satunya melalui pengenalan Sobat Indibiz di platform sobiz.indibiz.co.id, yang berkaitan dengan peluang membangun jejaring serta mengenal layanan dan solusi digital untuk kebutuhan usaha.

Manfaat pelatihan bagi pelaku usaha turut disampaikan oleh Asep Suhendar, Pendamping UMKM Kecamatan Cidadap. Ia berharap pemahaman mengenai pembuatan konten dan strategi promosi dapat membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan pemasaran digital.

“Dengan adanya strategi pemasaran digital ini, para pelaku UMKM bisa membuat konten-konten yang menarik dan mengetahui bagaimana cara mempromosikannya. Dengan adanya kegiatan ini, kami harap para pelaku UMKM bisa tetap berdaya dan dapat mendorong ekonomi di Kecamatan Cidadap,” ujarnya.

Upaya mendorong pengembangan usaha tersebut juga sejalan dengan dukungan Telkom Regional II melalui Indibiz, tidak hanya menghadirkan ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga menyediakan ekosistem solusi digital untuk mendukung kebutuhan operasional bisnis.

Bagi pelaku usaha, dukungan tersebut mencakup konektivitas High Speed Internet dan WiFi Managed Service, layanan Customer Relationship Management (CRM), kasir digital, serta solusi digital lainnya sesuai kebutuhan usaha.

Melalui pelatihan ini, Telkom Indonesia berharap pelaku UMKM dapat semakin percaya diri memanfaatkan kanal digital untuk memasarkan produk dan mengembangkan usaha. Dengan strategi yang tepat serta dukungan solusi digital, UMKM diharapkan dapat memperkuat daya saing dan membuka peluang pertumbuhan usaha.  (*)