RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Bekasi menggelar bedah buku Sosialisme Islam yang mengulas pemikiran HOS Tjokroaminoto dan Ali Syari’ati. Kegiatan yang berlangsung di kantor DPC PKB tersebut diikuti kalangan pemuda hingga aktivis.
Ketua Dewan Syura DPC PKB Kota Bekasi, Sudjatmiko, menegaskan bahwa sosialisme Islam menjadi salah satu arah perjuangan partai. Menurutnya, tiga prinsip utama sosialisme, yakni keadilan, persamaan hak, dan pemerataan, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
“Jadi, bahwa pergerakan dan juga arah perjuangan PKB itu yang paling cocok adalah sosialisme Islam,” katanya, Kamis (5/11/2026).
Ia menambahkan, masyarakat menginginkan terpenuhinya kebutuhan dasar, mulai dari pangan, kesehatan, hingga pendidikan. Sudjatmiko meyakini paham sosialisme mampu mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.
“Paham dari sosialisme islam itu yang bisa membawa masyarakat Indonesia ini makmur dan sejahtera sesuai cita-cita dari pada pendiri bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizki Topananda, menjelaskan bahwa bedah buku tersebut bertujuan membuka ruang diskusi bagi anak muda sekaligus mempertajam nalar kritis. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menghadirkan terobosan pemikiran berbasis sosialisme Islam untuk menjawab berbagai persoalan kerakyatan.
“Tentu tujuan besar dari sosialisme Islam ini adalah bagaimana keadilan dan kesejahteraan itu bisa dirasakan langsung oleh masyarakat secara menyeluruh,” ungkapnya.
Menurut Rizki, pemikiran HOS Tjokroaminoto tentang Islam dan sosialisme menunjukkan adanya kesamaan nilai, terutama dalam hal keadilan sosial, kesetaraan, hingga pembelaan terhadap rakyat kecil.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat perjuangan kerakyatan sekaligus menjadi landasan berpikir PKB dalam merumuskan kebijakan publik, baik di ranah eksekutif maupun legislatif.
“Sehingga bentuk-bentuk kebijakan yang ditelurkan oleh PKB itu semangat juangnya jelas, melalui perjuangan-perjuangan yang kita namakan sosialisme islam,” katanya.
Diskusi dipandu Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin. Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni alumni Al-Azhar Kairo, Mesir, Gus Yunan; Ketua Nahdlatul Ulama Kota Bekasi sekaligus pegiat sosial keagamaan, Ayi Nurdin; serta akademisi dan kritikus sosial, Adi Bunardi. (sur)











