BekasiBerita UtamaCikarang

Hari Pertama PPDB Membludak

VERIFIKASI DATA: Sejumlah operator Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) memverifikasi data di SMPN 1 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (16/6). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring (online) untuk tingkat SMP Negeri di Kabupaten Bekasi, masih banyak orang tua murid yang datang langsung ke sekolah.

Seperti yang terjadi di SMP Negeri I Tambun Selatan, puluhan orang tua murid mendatangi sekolah tersebut untuk melakukan verifikasi data setelah melakukan pendaftaran secara daring.

“Sebelum datang ke sekolah, saya sudah mendaftar lebih dulu melalui online. Dan sekarang, hanya melakukan verifikasi data,” ujar salah satu orang tua murid, Futri kepada Radar Bekasi, Selasa (16/6).

Ia menjelaskan, setelah mendaftar melalui online, ada himbauan agar sejumlah persyaratan yang dilampirkan agar diprint dan diserahkan ke sekolah untuk diverifikasi. Kemudian, dari sekolah memberikan tanda terima hasil verifikasi. Selanjutnya baru bisa mengikuti tes di sekolah.

“Jadi, awalnya daftar online dulu. Terus ada bukti bahwa sudah mendaftar, itu diprint, kemudian diverifikasi oleh operator PPDB online. Setelah itu baru boleh ikut tes di sekolah pada tanggal 19 Juni dan pengumuman-nya tanggal 20 Juni,” kata Futri.

Adapun Kepala Sekolah SMPN 1 Tambun Selatan, Annisa menduga, orang tua murid yang datang langsung ke sekolah, rata-rata belum mencoba mendaftar secara daring. Kemudian, untuk masuk ke dalam sistem, yang disebut mendapatkan akun orang tua belum mengerti.

“Rata-rata yang daring langsung ke sekolah ini belum mencoba dan enggak mengerti cara mendaftar secara online. Padahal, akun itu tinggal dimasukkan nama pendaftar, nanti akan dapat nomor untuk masuk ke sistem pendaftaran. Itu saja sebenarnya,” ujar Annisa.

Bahkan lanjut Annisa, seharusnya pihak Sekolah Dasar (SD) bisa membantu orang tua murid cara mendaftarkan melalui daring. Dengan demikian, orang tua murid tidak perlu datang ke sekolah lagi.

“Memang masih banyak orang tua murid yang belum paham, sehingga mereka datang langsung ke sekolah. Akibat-nya terjadi penumpukan dan antrian di lokasi PPDB online,” sesalnya.

Selain itu, dirinya menjelaskan, ramainya orang tua murid yang datang langsung ke sekolah, dikarenakan SMP Negeri 1 Tambun Selatan merupakan salah satu lokasi pra pendaftaran PPDB online. Artinya, sekolah yang memang ditunjuk untuk membantu orang tua mencari informasi seakurat mungkin terkait proses PPDB.

Annisa menambahkan, di Kabupaten Bekasi ada sepuluh titik yang ditunjuk sebagai lokasi prapendaftaran PPDB daring.

“Kalau SMPN 1 itu memang sebagai lokasi pra pendaftaran untuk membantu anak-anak yang ingin ber sekolah di Kabupaten Bekasi. Tetapi KK dan SD-nya berasal dari luar daerah. Atau mereka sudah mencoba masuk ke dalam sistem pendaftaran, tetapi nomor NIK-nya tidak terdeteksi. Mungkin itu juga alasan kenapa sampai ramai,” ucap Annisa.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Kusuma Ridwan menyayangkan tindakan orang tua yang masih datang langsung ke sekolah tujuan. Seharusnya bisa meminta bantuan sekolah asal.

“Seharusnya tidak perlu datang ke sekolah, cukup melalui online atau minta bantuan dari guru maupun orang lain,” tandas Ridwan. (pra)

Related Articles

Back to top button