Olahraga

Kota Bekasi Diminta jadi Tuan Rumah

Choaching Clinic IBA MMA 2020

FOTO BERSAMA: Pengurus IBA MMA Kota Bekasi, foto bersama dengan Ketua Umum dan Pengurus IBA MMA Jawa Barat, usai melakukan rapat yang membahas panitia Choaching Clinic 2020 di Kantor KONI Kota Bekasi, Jumat malam (18/9). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Untuk meningkatkan profesionalisme para atlet pelatih dan wasit Cabang Olahraga (Cabor) pendatang baru, yakni Indonesia Beladiri Amatir Mixed Martial Arts (IBA MMA), bakal mengadakan Coaching Clinik 2020.

Dalam kegiatan Choaching Clinic 2020 yang melibatkan IBA MMA se Jawa-Bali ini, IBA MMA Kota Bekasi, ditunjuk dan dipercaya oleh IBA MMA Jawa Barat (Jabar). Bisa dipastikan, tahapan tersebut menjadi modal awal untuk mengembangkan cabor yang baru disah kan pada 27 Agustus 2020 lalu.

Ketua Umum IBA MMA Jabar, Mourice Sihombing mengungkapkan, dari 27 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat, Kota Bekasi menjadi salah satu daerah yang sudah melakukan pembentukan Cabor.

“Kami sudah mempercayakan IBA MMA Kota Bekasi sebagai tuan rumah Coaching Clinik 2020,” kata Mourice, usai melakukan rapat pembahasan panitia Choaching Clinic 2020 di Kantor KONI Kota Bekasi, Jumat malam (18/9).

Dijelaskan Mourice, pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI beberapa waktu lalu, ada delapan Cabor yang disahkan menjadi anggota KONI. Selain IBA MMA, ada juga Persatuan Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI), Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI).

Dan untuk Cabor lain, yakni Perkumpulan Binaraga Fitnes Indonesia (PB PBFI), Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PB PABERI), dan Federasi Ice Skating Indonesia (FISI).

Lanjut Mourice, KONI Pusat memutuskan dan menetapkan menerima hasil sidang komisi-komisi dalam Rakernas, termasuk penerimaan delapan induk organisasi sesuai dengan Surat Keputusan (SK) KONI Pusat Nomor 07/Rakernas/2020 tentang Penerimaan Keanggotaan KONI Pusat untuk Delapan Induk Cabang Olahraga, berlaku sejak tanggal ditetapkan pada 27 Agustus 2020.

“Coaching Clinik ini merupakan ajang kegiatan perdana IBA MMA. Sehingga kami berharap kepada jajaran Pengurus Cabang (Pengcab) IBA MMA Kota Bekasi, untuk mematangkan persiapan,” imbuh Mourice.

Sementara itu, Ketua Umum IBA MMA Kota Bekasi, Bisman Pasaribuan mengakui, agenda perdana Coaching Clinic IBA MMA yang akan dilaksanakan di Kota Bekasi, memiliki potensi besar untuk bisa mengenalkan Cabor IBA MMA yang baru ini kepada masyarakat luas, khususnya Kota Bekasi.

“Benar, IBA MMA Kota Bekasi dipercaya menjadi tuan rumah Coaching Clinic 2020 yang akan diikuti IBA MMA se Jawa-Bali. Dan kami masih mempersiapkan sekaligus mematangkan segala sesuatunya,” terang Bisman.

Ia memastikan, IBA MMA ini akan menjadi salah satu Cabor yang memberikan kontribusi besar terhadap Kota Bekasi. Bahkan, kata dia, Wali Kota Bekasi, Bapak Rahmat Effendi sudah menyarankan untuk berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 dalam pelaksanaan kegiatan ini di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Choaching Clinic nanti merupakan ajang peluang bagi para personal yang menggeluti bidang olahraga lain untuk mendapatkan pelatihan serta sertifikasi baik Pelatih, Wasit dan Juri di tingkat Nasional. Untuk itu, kegiatan Coaching Clinic ini bisa dimanfaatkan dan diikuti oleh para pelatih camp-camp maupun pelatih pengko atau pengkab, khususnya yang ada di wilayah Jawa-Bali,” tandasnya.

Ditambahkan Bisman, Panitia Pelaksana (Panpel) Coaching Clinic akan membuka kuota peserta sebanyak 100 orang. IBA MMA Kota Bekasi menargetkan, peserta Coaching Clinic ini akan diikuti wilayah Jawa Barat, se-Jawa-Bali atau camp-camp MMA di Tanah Air.

“Ini sangat penting untuk diikuti oleh calon pelatih maupun wasit-juri yang ada di wilayah Jawa-Bali, dikarenakan 10 wasit terbaik akan diterbangkan ke Papua untuk memimpin pertandingan di PON Papua mendatang,” pungkasnya. (dan)

Close